Sabtu, 22 Agustus 2026

Karyawan PT BUK Ditombak Warga Puncak Siosar

Administrator - Selasa, 17 Mei 2022 11:16 WIB
Karyawan PT BUK Ditombak Warga Puncak  Siosar

Tanah Karo I Sumut24.co Dua orang karyawan PT Bibitunggul Karobiotek (BUK) mengalami luka parah akibat mendapat serangan dari sekelompok warga, saat melaksanakan pekerjaan pembuatan taman, di Desa Kacinambun, Kecamatan Tiga Panah, Karo, Selasa (17/05/2022). Dendi Gibrandi Hasibuan mengalami tusukan tombak di bahagian punggungnya. Sedangkan Alfrenzi Surbakti mengalami patah tulang bagian bahunya. Saat ini kedua korban sedang menjalani perawatan di RSU Kabanjahe. Kuasa Hukum PT BUK, Rita Wahyuni SH, sangat menyesalkan tindakan sekelompk warga, yang berdomisili di Desa Sukamaju tersebut. “Beberapa waktu saat karyawan bekerja, tiba-tiba datang sekelompok warga dari Desa Suka Maju. Mereka memaksa operator backhoe menghentikan pekerjaan, dengan alasan lokasi pekerjaan merupakan tanah adat”,ujar Rita. Padahal, lanjut Rita, lokasi lahan pekerjaan merupakan bagian dari HGU No 1 Tahun 1997, seluas 89,5 berada di Desa Kacinambun. “Anehnya, ada sekelompok warga Desa Suka Maju, yang mengaku lahan tersebut merupakan tanah adat mereka. Bahkan, tak seorangpun warga Desa Kacinambun yang protes terhadap peraoalan in”,paparnya. Rita menambahkan, pihaknya menduga oknum SG merupakan provokator aksi sekelompok warga tersebut. SG jugalah, salahsatu oknum pemukulan, yang menyebabkan Alfrenzi Surbakti mengalami patah tulang bahu. Rita juga mengungkapan, pihaknya beberapa waktu lalu sudah melaporkan SG ke Polres Karo, terkait tindakan penggarapan lahan PT BUK yang berada di Desa Sukamaju. “Hingga insiden hari inj, kami belum tahu persis proses hukum apa yang dilakukan Polres Karo terhadap laporan kami terdahulu”,tambah Rita. Padahal, lanjut Rita, saat SG dan sekelompok warga melakukan penggarapan lahan PT BUK yang berada di Desa Sukamaju, pihaknya tidak bereaksi berlebihan. PT BUK hanya membuat laporan saja ke Mapolres. “Kita menghargai komitmen yang ditandatangani oleh PT BUK dan masyarakat, di hadapan Forkopimda untuk menahan diri dari perbuatan yang menimbulkan pelanggaran hukum. Namun, pastinya kami tidak tahu, apakah Polres memproses laporan kami terdahulu itu”,ujarnya. Rita berharap, pihak Mapolres Karo menindaklanjuti laporan pengaduan ini. Sebab, sengketa lahan ini sudah menimbulkan korban. “PT BUK hanya berinvestasi dan melaksanakan pembangunan, yang sesuai dengan visi dan misi Pemkab Karo. Semoga ke depan, tidak ada muncul korban dari keduabelah pihak, ketika perusahaan melakukan aktivitasnya”,tutup Rita.w03

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru