Rabu, 13 Mei 2026

Masuk Pendamping Desa Dipungli Rp 15-20 Juta

Administrator - Senin, 14 November 2016 02:53 WIB
Masuk Pendamping Desa Dipungli Rp 15-20 Juta

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Memang namanya Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum pemerintahan sangat sulit ditangkap, kecuali tertangkap tangan. Namun itulah yang terjadi pada Penerimaan Masuk Pendamping Desa di Sumatera Utara.

Bukan tanggung-tanggung untuk bisa masuk dan menang seleksi masuk Pendamping Desa diduga wajib setor bisa mencapai Rp 10-20 Juta perorang. Menanggapi hal tersebut Presiden Gerakan Aku Geram Anti Koruptor (GAGAK) Safrizal Elbatubara mengatakan, “Memang saya dengar ada dugaan setoran untuk menjadi Pendamping Desa di Sumatera Utara, dan kalau itu memang ada terjadi sebaiknya Pemerintah atau Bappemas Sumut segera menyeleksi ulang hal tersebut. Apalagi kabarnya Kepala Bappemas Sumut Amran Utheh sudah beberapa kali diperiksa Kejatisu akibat kasus tersebut,” tegas Safrizal Elbatubara kepada SUMUT24, Minggu (13/11).

Sebaiknya, ujar Safrizal, dalam hal ini, Kejatisu segera mengusut tuntas kasus tersebut, walaupun didalamnya terlibat oknum-oknum Ketua Partai Politik di Sumatera Utara.

“Kejatisu jangan melindungi oknum-oknum yang mengambil keuntungan dalam penerimaan Pendamping Desa tersebut. Kita berharap Kejatisu bertindak dengan tegas, karena sesuai dengan investigasi kami banyak oknum Parpol dan Oknum di Bappemas Sumut terlibat dalam percalon Pendamping desa tersebut,” tegas Safrizal yang juga Ketua Koordinator Daerah Relawan BeRTuhan (Bersama Rakyat Bantu Harimau Nasional). (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
komentar
beritaTerbaru