Sabtu, 22 Agustus 2026

Tinjau Lokasi Perkebunan PT PSU di Madina, Gubernur Edy Rahmayadi Dorong Evaluasi Perusahaan untuk Tingkatkan Produksi

Administrator - Rabu, 27 April 2022 09:55 WIB
Tinjau Lokasi Perkebunan PT PSU di Madina, Gubernur Edy Rahmayadi Dorong Evaluasi  Perusahaan untuk Tingkatkan Produksi

MADINA I Sumut24.co Kunjungi Kabupaten Mandailingnatal (Madina), Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyempatkan diri meninjau lokasi perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) di Kecamatan Linggabayu, Rabu (27/4). Kehadirannya guna melihat langsung kondisi pengelolaan perusahaan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tersebut.

Baca Juga:

Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir didampingi Kadis Kehutanan Sumut Herianto, Kadis Perkebunan Lis Handayani Siregar, Sekda Madina Gozali dan Plt Dirut PT PSU Hidayat, meminta perbaikan produksi agar keberadaan perusahaan bermanfaat bagi pemerintah, dan juga masyarakat, terutama keberlangsungan hidup karyawan perkebunan.

“Ada 14 ribu hektare sawit dengan 2 PKS (milik PT PSU). Saya tak begitu tahu sawit, tetapi kalau begini kondisinya (banyak pohon sawit tidak produktif dan belum replanting), ini harus diperbaiki. Yang 3 ribu hektare sawitnya, hidupnya bisa sejahtera, kenapa ini tidak,” ujar Gubernur.

Sebagai perusahaan milik Pemprov, PT PSU kata Gubernur, adalah milik rakyat. Sehingga dengan luas perkebunan tersebut, harusnya memberikan manfaat besar bagi pembangunan di provinsi ini. Setidaknya, untuk kesejahteraan pekerja, hingga membuka kesempatan kerja sebesar-besarnya untuk rakyat.

“Untuk itu, mulai hari ini, saya minta ini (kondisi PT PSU) dikaji. Nanti pengkajian akan dimoderasi orang yang berkompeten,” tegasnya.

Guberur juga meyakinkan masyarakat bahwa keberadaan BUMD bisa transparan pengelolaannya. Sebab, katanya, DPRD Sumut sebagai lembaga yang mengawasi kinerja Pemerintah Provinsi tentu akan memberikan perhatian hingga saran agar ada perbaikan pengelolaan perusahaan.

“Ada progresnya, mana yang harus dilakukan replanting, mana yang bisa disehatkan, harus benar-benar objektif. Pastinya kita inginkan meningkatkan produksi. Dengan begitu, pendapatan pasti meningkat,” sebutnya.

Namun, tegas Gubernur, langkah awalnya adalah pembenahan, untuk mengejar target produksi. Sehingga dapat ditetapkan, siapa yang mengerjakan dan harus berbuat apa. “Saya minta ini dilihat dengan pemikiran yang positif. Karena saya tadi sudah lihat dari atas (helikopter), bagaimana kondisi perkebunan ini,” katanya.

Sementara Plt Dirut PT PSU Hidayat menyampaikan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan produksi, serta keuntungan dari usaha yang dikelola.w03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru