MEDAN | SUMUT24
Berdirinya Podomoro Deli City Medan terus menuai kecaman, selain izinnya tak jelas juga tanpa Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Namun sepertinya pejabat Pemko Medan termasuk DPRD Medan tak bergeming atas kasus tersebut, sehingga jelas bahwa soal pembangunan Podomoro jadi ajang konspirasi tingkat tinggi para pejabat daerah ini. Hal iti ditegaskan Presiden Gerakan Aku Geram Anti Koruptor (Gagak) Safrizal Elbatubara kepada SUMUT24, Senin (7/11).
Baca Juga:
Menurutnya, kalau sudah salah proses pembangunannya sebaiknya dilakukan pembongkaran, apalagi sudah ada rekomendasi DPRD Medan untuk distanvaskan, Ucapnya. Inilah anehnya di Kota Medan akibat banyaknya kepentingan pejabat tinggi daerah ini makanya pembangunan Podomoro terus berlangsung ditambah lagi soft openingnya dibuka oleh pejabat tinggi daerah ini.
Memang miris tapi apa mau dibilang hampir semua pejabat tinggi berkepentingan, sehingga Pembangunan Podomoro mulus tanpa henti. “Seharusnya aparat penegak hukum bersikap, karena manalah mungkin bisa berdiri kalau tidak ada konspirasi dan gratifikasi atas pendirian gedung bergengsi tersebut,” tegas Safrizal.
“Apalagi kita ketahui bersama tak ada makan siang yang gratis saat ini. Untuk itu aparat penegak hukum juga menelusuri dugaan konsfirasi dan gratifikasi tersebut. Karena jelas Pemko Medan dan dinas terkait tak berani menstnavaskannya, karena memang akal-akalan belaka hanya untuk mengkelabui masyarakat,” tegas Safrizal Elbatubara.
Sementara itu, saat SUMUT24 mengkonfirmasikan soal Podomoro diduga ada konspirasi tinggat tinggi dan banyak menyangkut gratifikasi ke pejabat di kota ini, Hubungan Masyarakat Pondomoro Deli City, Boris tak bisa dikonfirmasi tadi malam, karena ponselnya tak aktif. (W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News