Sabtu, 14 Maret 2026

Sutrisno: Colling Down

Administrator - Kamis, 03 November 2016 12:39 WIB
Sutrisno: Colling Down

MEDAN|SUMUT24 Menanggapi pernyataan Wakil Ketua GP Ansor Sumut Safrizal Elbatubara diatas, anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan menyampaikan, bahwa saat dirinya bertemu dengan Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman kemarin, justru lebih banyak membicarakan bagaimana langkah-langkah untuk perbaikan lembaga. Artinya, kata Sutrisno, harapan-harapan diluar DPRD Sumut juga disampaikanya.

Baca Juga:

“Apa yang menjadi harapan dan kerinduan masyarakat Sumatera Utara, adalah salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut,” ujarnya.

Politisi dari partai PDI Perjuangan ini juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan masyarakat yang diberikan padanya. Dan mengharapkan, apa yang disampaikanya sebelumnya dapat terealisasi.

Lalu bagaimana dengan laporanya ke KPK soal pemilihan Wagubsu seperti yang pernah disampaikannya. Menyingkapi hal ini, Sutrisno menuturkan, kalau dalam pertemuanya dengan Wagirin Arman kemarin, ada kesepakatan upaya colling down.

“Kita jangan masuk dulu pada hal-hal yang sifatnya tehnis. seperti itu. Karena, saya sampaikan kepada Ketua DPRD Sumut, bahwa justru ketika pertama sekali ketika pansus Cawagubsu ini berjalan, kita sudah minta sebenarnya KPK untuk mengawasi prosesnya. Ketua DPRD hanya berharap, bahwa langkah yang saya tempuh, bisa menciptakan kegaduhan politik baru. Karena saya menganggap Ketua DPRD Sumut sekaligus adalah sebagai orang tua , saya dengar pertimbangan dan masukan dari beliau,” paparnya.

Kendati demikian, lanjutnya, bukan berarti langkah yang sudah disampaikanya pada paripurna pemilihan Cawagubsu itu belum belum dilaksanakan disebabkan karena adanya tekanan.

“Selama 2,5 jam berttemu dengan Ketua DPRD Sumut, suasanya cair. Tidak ada tekanan. Ketua menyampaikan,kalau beliau menyukai hal-hal yang kritis. Mungkin, konteksnya kadang-kadang harus kita sesuaikan, karena tidak siap dengan pola atau cara yang kita lakukan. Berdasarkan itulah mengurungkan niat ke KPK,” sebutnya.

Dikatakannya, kalau bicara soal Pilwagubsu itu, itu hanya persoalan tehnis saja. Dirinya jadi atau tidak pergi melapor ke KPK, itu hanya soal tehnis, tambahnya.

Sekertaris Komisi C DPRD Sumut ini juga menyampaikan, kalau dirinya tidak hanya sekedar cari sensasi. Dikarenakan, dirinya tetap melakukan apa yang telah diucapkanya. Kalau bentuknya seperti apa, mudah-mudahan langkah-langkah yang dilakukan bukan sekedar menyenang-nyenangkan orang.Dan ketika tidak dilakukan, juga bukan untuk menyenangkan orang lain.

“Teman-teman GP Anshor kalau memang menginginkan sebuah gerakan kolektif, kita siap bersama. Saya siap untuk bertemu dan diskusi dengan mereka membicarakan langkah-langkah yang akan kita lakukan. Mungkin, format gerakanya yang haruis kita rumuskan ulang,” tandasnya. (W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
Wandro Abadi Resmi Jabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan
PKC PMII dan IKA PMII Sumut Gelar Diskusi Publik dan Buka Puasa Bersama, Bahas Efektivitas Program MBG
Permudah Pengunjung Bersedekah, Plaza Medan Fair Hadirkan Gerai Zakat Selama Ramadan
IKAFEB USU Gelar Seminar Nasional “Leadership Insight Connection” di Medan
Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama, Rasyid Ridho Nasution Jadi  Kadis  DPMPTSP, Ini Kata Rico Waas
komentar
beritaTerbaru