RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
- RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
- Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
- Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Pakkat atau pucuk rotan muda yang dibakar, menjadi menu spesial saat berbuka puasa di Kota Medan. Tak heran jika permintaan terhadap lalapan tradisional khas Mandailing ini selalu meningkat selama bulan Ramadan.
Setiap Ramadan, para penjual pakkat menjamur di hampir seluruh Kota Medan. Namun tak satupun dari mereka yang sepi dari pembeli. Tapi jika bulan Ramadan berakhir, akan sangat sulit mencari penjual pakkat di Kota Medan.
Salah seorang, pedagang pakkat di Jalan Letda Sujono Budiman mengaku permintaan pakkat sejak awal Ramadan tak pernah sepi. Wanita yang sudah bertahun-tahun menjual pakkat ini bahkan mampu menjual 12 ikat pakkat perharinya dengan masing-masing ikatan 200 batang.
“Setiap bulan Ramadan, saya menjual pakkat. Karena selama puasa permintaan pakkat tinggi. Peminatnya tak hanya warga Kota Medan, tetapi banyak juga yang dari luar kota,” ujarnya.
Menurutnya, pakkat mentah yang dijualnya khusus didatangkan dari Langga Payung dan Raso Kecamatan Rantau Parapat. Agar enak dikonsumsi, pakkat dibakar hingga kulitnya gosong. Setelah itu, isi pakkat yang berwarna putih dikeluarkan.
“Sebenarnya rasa pakkat itu agak pahit. Tapi sangat enak dijadikan lalapan yang dicampur dengan cabai, bawang dan kecap asin. Pakkat bisa disajikan dalam berbagai bentuk masakan seperti digulai dan dianyang, jadi tergantung selera,” urainya.
Harga pakkat, kata Aisyah, juga sangat terjangkau yakni Rp2.000 perbatang. Tak hanya pakkat, Aisyah juga menjual menu khas puasa lainnya seperti ikan mas dan ikan baung yang dipanggang dan lengkap dengan bumbunya.
“Pakkatnya yang saya jual masih seperti tahun lalu. Tidak ada naik, Rp 2.000 perbatangnya. Saya dibantu tiga orang pekerja untuk membakar pakkat dan melayani permintaan pembeli. Karena peminatnya tinggi, saya buka dua tempat jualan pakkat di kawasan Letda Sujono,” ujarnya.
Salah seorang pembeli pakkat di Jalan Letda Sujono,Sofyan mengaku pakkat ini menjadi menu wajib yang disajikan setiap berbuka puasa. Pasalnya pakkat dipercaya baik untuk kesehatan dan menambah selera makan.
“Pakkat bisa disajikan dalam berbagai bentuk masakan. Rasanya memang agak pahit, tapi enak. Apalagi kalau dimakan pakai cabai, bawang dan kecap asin. Jadi saya pasti beli pakkat buat berbuka puasa,” bebernya.red
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan, Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan de
kota
Medan Sumut24.coWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap memiliki gagasan dalam memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang ber
kota
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Medan Sumut24.co Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya soal penindakan hukum,
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim gabungan TNI AL dan Imigrasi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non pros
News