Selasa, 07 April 2026

Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Hingga Idul Fitri Cukup

Administrator - Sabtu, 09 April 2022 16:01 WIB
Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Hingga Idul Fitri Cukup

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Baca Juga:

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri tahun ini cukup.

Hal itu disampaikannya saat meninjau kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sabtu (9/4/2022).

“Pasokan BBM kita cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri mendatang,” ujarnya kepada wartawan.

Tampak ikut mendampingi Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) H Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra dan Camat Tebingsyahbandar Samino.

Menurut Arifin, kedatangan pihaknya bersama para unsur Forkopimda Sumut ke SPBU itu untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM selama bulan suci Ramadan dan menjelang Lebaran tahun 2022 tetap terpenuhi.

“Kita mengantisipasi permintaan yang meningkat karena kegiatan ekonomi di tengah masyarakat juga ikut meningkat. Insya Allah untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri kali ini pasokan BBM cukup. Bahkan kalau diperlukan akan kita tambah 10 persen,” katanya.

Di bagian lain, Arifin menegaskan bahwa pemakaian BBM solar bersubsidi harus diarahkan tepat sasaran. Sehingga ke depannya, kendaraan-kendaraan yang berhak saja yang bakal diprioritaskan untuk diisi bahan bakar tersebut.

Lalu, ia juga menyoroti soal tren peralihan para konsumen yang terjadi belakangan ini. Dia mengakui, disparitas (perbedaan) harga menjadi salah satu penyebab masyarakat beralih mengonsumsi BBM yang bersubsidi.

“Bayangkan saja, BBM non-subsidi dengan Biosolar (bersubsidi) sekarang bedanya cukup jauh, sekitar Rp 8.000/liter. Akibat kondisi itu, masyarakat yang seharusnya mendapatkan BBM subsidi malah tidak kebagian,” bebernya.

Arifin pun menyebut, yang membentuk disparitas harga adalah gangguan suplai minyak global akibat geopolitik Rusia dengan Ukraina, sehingga membuat harga minyak dunia melambung tinggi.

“Minyak-minyak Rusia diembargo (dilarang) tidak boleh keluar. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan suplai sehingga minyak dunia tinggi dan susah didapat,” ungkapnya sembari menambahkan, harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah apabila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Berbagi Berkah di Awal Syawal, PLN UIP SBU Dan YBM PLN Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial
Bupati Labuhanbatu Mutasikan Dokter Gigi Dari Puskesmas Negeri Lama, Warga Kecewa
komentar
beritaTerbaru