Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut diduga melakukan pungutan liar (pungli) dalam kepengurusan Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian (STRTTK).
Dugaan ini didapat setelah ada laporan yang diterima dari wanita berinisial LL dan LS kepada SUMUT24, Selasa (25/10). Keduanya mengatakan, pihak Dinkes Sumut meminta biaya Rp120.000 untuk membuat STRTTK sebagai biaya administrasinya. Selain itu pihak Dinkes juga tidak memberi kwitansi sebagai bukti pembayaran.
Sementara menurut LL dan LS pembuatan STRTTK itu gratis. “Setau saya ngurus STRTTK itu gratis, karena yang saya baca menurut UU atau Perda yang tertulis begitu. Ini jelas Pungli namanya, uda gitu lama pula siapnya surat itu. Hampir sebulan sudah saya kasih berkas syarat-syaratnya. Padahal paling lama di perda tertulis, waktu penyiapan STRTTK hanya 10 hari,” beber LL.
masih cerita LL, pihak Dinkes memang tidak meminta pembayaran langsung. Artinya tunggu suratnya siap baru uang dikasih tidak ada masalah.
“STRTTK ini sangat kami butuhkan untuk bisa melamar kerja di perusahaan yang bergerak di bidang apoteker. Jadi kami maunya surat ini bisa cepat siapnya,” minta LL sembari terlihat kecewa dan mengaku dirinya sudah bayar lunas Rp120.000 tanpa diberikan kwitansi.
Sementara itu, LS mengaku belum membayar uang itu. Karena uangnya dibayar belakangan masih bisa.
Dia juga merasa kesal karena setiap dihubungi dan di sms pihak mereka tak merespon. “Jadi kita menghubungi untuk menanyakan berkas-berkas yang kita kasih uda di proses apa belum, suma itu ajanya. Tapi di telpon gak pernah ngangkat dan di sms gak juga di balas,” celoteh LS sembari mengaku bahwa nama pegawai dinas yang menangani STRTTK tersebut pria berinisial BR.
Menurutnya perlakuan ini sungguh sangat mengecewakan masyarakat. Karena mereka selaku PNS ditugaskan sebagai pelayanan publik. Ia meminta agar Gubernur melakukan sidak ke Dinkes Sumut untuk melihat kerja para pegawai yang malas-malasan, agar diberi sanksi tegas.
Sebelumnya LS juga mengatakan untuk bisa membuat STRTTK , dirinya harus membawa surat rekomendasi kampus, foto copy ijazah di leges, transkrip nilai, foto copi KTP, surat sehat, fas foto. Setelah persyaratan ini lengkap barulah Dinkes bisa memproses pembuatan STRTTK. (W07)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota