Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Walau dana kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan Rp4 Miliar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2016 cukup ‘pantastis’. Namun belum juga dapat menuntaskan permasalahan sampah di kecamatan Percut Seituan. Begitu juga dengan kesejahteraan para pekerjanya. Bahkan Camat Percut Sei Tuan TM Zaki Aufa S.Sos M AP, diduga terlibat memanipulasi anggaran sampah Rp 4 miliar tersebut.
Parahnya lagi pengakuan dari beberapa pekerja kebersihan sampah kepada SUMUT24, Senin (24/10), gaji yang setiap bulan seharusnnya diterima para pekerja kebersihan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang setiap per tanggal 5, sering terlambat. “Ini sudah berlansung dalam satu tahun ini,” ujar pekerja.
Sementara, pada tahun sebelumnya tidak pernah terjadi. Akibatnya, gaji yang mereka terima untuk keperluan dan kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak menjadi permasalahan polemik.
“Akibat keterlambatan gaji, kami sampai berhutang-hutang dengan warung ataupun tetangga untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ini yang menjadi permasalahan kami setiap bulannya. Jadi kami hanya bisa pasrah saja dengan keadaan ini. Kami kurang tahu apa yang menjadi penyebab keterlambatan setiap bulannya,†ujar pekerja yang namanya tidak mau dituliskan namanya, kemarin.
Dari permasalahan itu, harapan para pekerja kedepannya, agar keterlambatan gaji ini tidak terulang. Artinya, selain dapat membantu keadaan sosial para pekerja kebersihan, dapat meringankan dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka setiap bulannya yang diterima para pekerja kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan sebesar Rp1,8 juta setiap bulannya.
Menurut informasi yang diterima dilapangan, jumlah pekerja kebersihan di Kecamaatan Percut Sei Tuan sebanyak 123 orang.
Sementara, Kasi Kebersihian Kecamatan Percut Seituan, Nasib Solichin yang dikonfirmasi menjelaskan, untuk memenuhi biaya pengeluaran untuk pekerja dan biaya oprasional di Dinas Kebersihan Kecamatan, berdasarkan Laporan Pertanggungjawapan (LPJ) ke Pemkab Deli Serdang.
“Meski pengeluaran anggaran kebersihan di Kecamatan Percut Seituan yang diterima setiap bulannya Rp380 juta melalui LPJ dari Pemkab DS, untuk penanganan sampah, masih belum memadai dan maksimal,” kata Nasib Solichin sembari mengatakan, setiap permasalahan sampah yang belum terealisasi berdampak terhadap pemerintah kecamatan.
Untuk diketahui, terealisasinya dana anggaran kebersihan untuk Kecamatan Percut Seituan sebesar Rp4 Miliar oleh Pemkab DS melalui dana APBD tahun 2016, dalam penanganan sampah untuk 18 Desa dan 2 Kelurahan di wilayah Peruc Seituan, merupakan dana yang lumayan fantastis. (W02)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
kota
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
kota
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
kota
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
kota
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
kota
sumut24.co MedanHarapan baru kini menyelimuti keluarga Salwa Malika Putri, bayi mungil yang sebelumnya berjuang dengan kondisi Palatoschis
kota
sumut24.co MedanPengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan LabuhanWarga Medan Labu
kota
sumut24.co MedanKomitmen Pemko Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satun
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui kunjungan silatur
kota