Minggu, 23 Agustus 2026

Ketua Limpol Bung Bram : Ingin Majukan Keberagaman Medan

Administrator - Minggu, 06 Maret 2022 16:24 WIB
Ketua Limpol Bung Bram : Ingin Majukan Keberagaman Medan

Medan I Sumut24.co Siapa sebenarnya Ketua Limpol alias Ibrahim Umar atau yang akrab disapa Bung Bram itu. Dari wawancara CEO Sumut24 Group Rianto Ahgly SH dengan Ketua Limpol Bung Bram, ternyata dan diakuinya bahwa sejak kecil, Ketua Limpol menyukai musik dan lagu-lagu India.

Baca Juga:

“Lagu pavorit lagu-lagu Inda dan saya memang sangat senang dengan lagu Kuch Kuch Hota Hai,” aku Bung Bram didampingi Fuan Lie sembari menyanyikan lagu tersebut dengan semangatnya.

Diaukui Bram bahwa dirinya senang mendengar sekaligus menyanyikan lagu-lagu India ini sejak masih duduk dibangku SD.

Dari tarik suara, Bung Bram kemudian suka dengan tik tok dan kemudian banyak membuat konten tik tok. Bung Bram juga suka entertainment dan kini sering menjadi master ceremony (MC) diberbagai acara.

Bung Bram juga akui, selain dirinya menyukai lagu India, anaknya juga senang menyanyikan lagu India dan juga membuat konten tik tok.

Pernah suatu ketika Bung Bram membuat tik tok dengan memakai seragam BAPPERA dan mendapat apresiasi dari Ketua BAPPERA Sumut Dedek.

Bung Bram bersama anaknya melihat peluang membuat konten tik tok dari keberagaman yang ada di Kota Medan.

Karena saya senang dengan lagu dan musik India, tapi lama kelamaan saya berpikir untuk memajukan keberagaman daerah dengan kemahiran yang saya miliki dengan Tik Tok. Apalagi di Medan berkumpul orang-orang dari banyak atau beragam suku. Ada melayu, India, jawa, mandailing, karo, batak.

“Sejak pandemi covid-19 melanda di negeri ini, tak ketinggalan di Medan, maka saya berpikir untuk memajukukan keberagaman daerah di Kota Medan. Akhirnya, saya ketemu dengan ketua, mulai dari ketua yang kecil hingga ketua yang besar,” ujarnya.

Saya dan anak pun mulai buat video yang mengangkat kekhasan lokal atau daerah dengan versi tik tok, sehingga konten-konten tik tok terus berkarya.

“Ternyata di tik tok tak hanya isinya hiburan saja, tapi berita berira uptudate juga banyak. Isi tik tok bisa cepat ngetren dan disukai banyak orang. Makanya, kolaborasi bisa kita biat dengan konten-konten tik tok,” ujar Bung Bram.

Sat ketemu dengan Wagubsu Pak Musa Rajekshah sangat senang dengan kontek tik tok yang saya buat. Bahkan Pak Gugsu Edy Rahmayadu pun juga senang dengan konten tik tok saya.

Akhirnya dengan konten tik tok, kita bisa kembali mengangkat sejarah Kota Medan yang mulai dilupakan orang.

“Orang sudah lupa dengan sejarah Kota Medan. Padahal Kota Medan dihuni beragam suku. Kita ingin orang di luar sana orang tau, bahwa Medan itu beragam suku dan tetap kompak. Ada batak, jawa, karo, mandailing dan lainnya. Medan adalah miniaturnya Indonesia,” ujar Bung Bram.

Bung Bram juga akui di Kota Medan banyak seniman-seniman. “Saya himbau seluruh seniman di Medan, mari sama-sama kita bersatu, Kita kuatkan wadah seniman, seniman harus kompak dan bersatu. Dengan pada seniman yang kompak, sama-sama kita berjuang agar ada tempat atau berkumpulnya seniman.

“Kita mohonkan agar Pemprovsu dan Pemko Medan mau membangun atau sediakan gedung yang akan jadi tempat para seniman melahirkan dan tampikan karya-karyanya. Sehingga antara para seniman dan pemerintah siap untuk berkolaborasi,” harapnya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Penahbisan Gereja BNKP Resort 42 Tanjung Anom Berlangsung Khidmat, Ephorus Targetkan Kemandirian Sinode
Dana Pensiunan Perumda Tirtanadi Sudah Dibayarkan AJB Bumiputera
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Aksi Solidaritas Pemko Medan, Dari Kemeriahan HUT RI hingga Bantuan Rp.50 Juta Korban Bencana
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
komentar
beritaTerbaru