Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
Tapsel, Sumut24 .co
Baca Juga:
Proses pembebasan ( ganti rugi ) lahan yang ada dilokasi proyek strategis nasional PLTA North Sumatera Hydro Energy ( PT.NSHE ) yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan ( Tapsel ), Sumatera Utara menuai kritik dari masyarakat khususnya masyarakat yang mempunyai lahan dilokasi tersebut yang sampai saat ini belum mendapatkan ganti rugi dari perusahaan PLTA PT.NSHE.
“Sampai saat ini kita belum juga mendapatkan ganti rugi dari perusahaan PLTA PT.NSHE, Padahal surat tanah dari lahan kita seluas belasan Ha dengan surat akte notaris yang ada dilokasi PLTA PT.NSHE ini sudah 6 ( enam tahun ) lamanya di perusahaan PLTA PT.NSHE, Ucap masyarakat yang tidak mau namanya di publikasikan, Rabu ( 16 / 2 ) pagi.
Seharusnya perusahaan PLTA PT.NSHE mempunyai tim pembebasan lahan yang profesional dan juga bersifat transparan ke publik agar masyarakat tahu dan lebih mengerti akan proses pembebasan lahan yang ada dilokasi proyek strategis PLTA PT.NSHE. ini, Bebernya.
Lanjutnya, Sekarang ini jelas – jelas kita makin bingung akan tim pembebasan lahan yang ada dilokasi proyek strategis nasional PLTA PT.NSHE ini.
Bukan tanpa alasan, Misalnya tahun kemarin kira – kira bulan Oktober atau bulan Nopember 2011 sudah ada pencairan ganti rugi dari perusahaan PLTA PT.NSHE yang diterima oleh tim pembebasan lahan yakni Raja Luat Sipirok Edward Siregar dan Raja Luat Marancar Darma Bakti Siregar. Nah, sekarang kita seharusnya tahu kepada siapa, Lahan siapa yang mendapatkan ganti rugi tersebut.
“Kita meminta supaya tim pembebasan lahan yang melibatkan Raja Luat Sipirok maupun Raja Luat Marancar transparansi ke publik jangan seperti, “Ada udang dibalik batu,” Ucapnya dengan nada tinggi.
Atas kejadian ini, Kita selaku masyarakat meminta kepada Pemda Kabupaten Tapanuli Selatan supaya menyikapi permasalahan ini.
“Kita meminta Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Perlindungan Pasaribu untuk menyikapi bila perlu membuat tindakan atas permasalahan ini, Karena proyek strategis nasional ini peruntukannya jelas – jelas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Tapanuli Selatan,” Ungkapnya.
Bapak Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Perlindungan Pasaribu seharusnya cepat tanggap akan permasalahan ini, Karena selaku Kepala Daerah pastinya Kepala Daerah mempunyai kewenangan di proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan proyek strategis nasional apalagi yang sifatnya menyangkut kesejahteraan masyarakat.( Rahmat Nst )
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News