Waketum Kadin: Kapolri Peduli Aktivis dan Bangun Sinergi dengan Mahasiswa
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
MEDAN | SUMUT24 Sidang kelulusan calon brigadir polisi (polisi laki-laki dan polisi wanita) yang dipimpin oleh Wakapoldasu, Brigjen Adhi Prawoto, berlangsung di Aula Tribrata Mapoldasu, Jumat (5/8) lalu, diwarnai kericuhan karena diduga adan unsur kecurangan yang dilakukan panitia.
Baca Juga:
Salah seorang peserta yang tak terima dinyatakan kalah, tiba-tiba mengamuk dan memukul meja panitia didepan pintu Aula Kamtibmas Mapoldasu, hingga mengakibatkan kaca meja tersebut pecah dan membuat pengunjung yang terdiri dari keluarga calon Brigadir heboh.
Petugas provost yang mengamankan jalannya sidang Kelulusan tersebut pun langsung mengamankan pria tersebut dan dibawa ke Bidang Propam.
“Mungkin dia kecewa tidak lulus,tiba- tiba saja dia memukul meja itu, beruntung cepat diamankan provost,” kata seorang petugas yang tak ingin disebutkan namanya kepada wartawan.
Selain itu, salah seorang pengunjung juga melempar kan botol minuman mineral kearah panitia. Pasalnya, salah satu keluarganya yang merupakan peserta tidak lulus, padahal katanya sudah memberikan sejumlah uang kepada Panitia penyelenggara. “Kalian sudah terima uang kami, kok anak kami tidak lulus,” ujar seorang pengunjung tersebut yang marah dan langsung pergi meninggalkan lokasi.
Hal serupa juga terjadi Erwin Batara Damanik salah seorang peserta dari kabupaten Dairi juga tidak terima ketika dinyatakan tidak lulus. Menurut peserta calon Brigadir yang mendapat rangking 10 ini, keputusan panitia yang tidak menuliskannya dinilai aneh dan membingungkan. “Aku kan rangking 10. Tapi kok yang dinyatakan lulus rangking 11 dan 12,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, memang jatah untuk Polres Dairi hanya sebanyak 9 orang, namun belakangan ada penambahan dua orang lagi menjadi 11. “Tapi kok yang rangking 11 dan 12 yang lulus, sedangkan aku yang rangking 10 tidak lulus,” katanya penuh kecewa.
Boni Sirait Bungkam, Humas Ngaku Tak Tau
Menanggapi hal tersebut Panitia penyelenggara AKBP Boni Sirait yang dihubungi wartawan melalui telephon seluler, Senin (8/8) memilih bungkam. Perwira yang bertugas di Dalpres SDM Poldasu ini meminta wartawan untuk menjumpai pihak humas. “Saya lagi ada acara di Lanud, silahkan ke humas aja untuk konfirmasi,” ujarnya.
Sementara Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui Kasubbid Penmas AKBP Nainggolan yang ditemui wartawan tidak mengetahui kericuhan saat sidang kelulusan tersebut. “Wajar itu kalau tidak lulus, mungkin ada yang stress makanya memukul meja,” ujarnya.
Disinggung masalah peserta dari Dairi tersebut, perwira berpangkat dua melati emas ini mengatakan bahwa pihak panitia tidak memungkin salah membacakan peserta yang lulus. Dan jika berdasarkan rangking yang dibawahnya yang lulus, namun peserta yang rangkingnya lebih baik tidak lulus mungkin ada pertimbangan-pertimbangan yang lainnya.
“Mungkin saja dibagian tes yang lain peserta ini kalah nilainya dengan peserta yang lulus tersebut, semua itu ada pertimbangannya, dan panitia penyelenggara harus memikirkannya matang-matang sebelum mengambil keputusan, dan sidang kelulusan ini juga tidak dibenarkan pihak panitia menerima uang, jika nanti ditemukan laporkan saja ke bidang Propam,” ujarnya.
Sebelumnya diketahui, tercatat sebanyak 408 peserta dinyatakan lulus untuk memenuhi kuota Polda Sumut. “Dari sekira 656 peserta tes brigadir Polri tahun ajaran (TA) 2016, sebanyak 408 dinyatakan lulus untuk memenuhi kuota Poldasu,” kata Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Rina Sari Ginting kepada wartawan, Jumat (5/8) petang.
Dikatakan Rina, dari total 656 orang peserta tes, sebanyak 599 diikuti pria, 57 wanita dan 28 bintara khusus. Sementara 408 yang dinyatakajn lulus untuk memenuhi kuota Poldasu. Rinciannya sebanyak 356 brigadir polki (polisi laki-laki). Untuk pendidikan di Direktorat Pol Air sebanyak 2 orang, polwan (polisi wanita) 25orang. Sedangkan untuk bintara penyidik yang lulus 25 orang terdiri dari 22 orang polki dan 3 orang polwan.
“Untuk pendidikan calon brigadir Polki bertempat di sekolah polisi negara (SPN) di Hinai, sedangkan untuk polwan di se-polwan Ciputat, Jakarta Selatan. Para calaon brigadir akan mengikuti pendidikan selama tujuh bulan,” terang Rina Sari Ginting.
Sidang kelulusan calon brigadir Polri tersebut dihadiri selain para pejabat utama Poldasu juga dihadiri oleh orangtua peserta, tim pengawas eksternal, pengawas internal serta pengawas dari Lemdik Polri. Acara sidang kelulusan calon Brigadir Polri ditutup dengan penandatanganan berita acara kelulusan dan ketidaklulusan peserta tes. (W08)
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
Jakarta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Ship to Ship (STS) Transfer
Ekbis
Medan, Sumut24.co Kapolda Sumatera Utara Whisnu Hermawan Februanto menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers di Sumatera Utara. Kegia
News
BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan Janda dan Anak Yatim di Ramadhan ke22
kota
sumut24.co POLDASU, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fit
kota
Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447
kota
Sergai sumut24.co Sebanyak 14 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai
News
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menekankan pentingnya konsistensi serta kepatuhan terhadap regulasi dala
News
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narko
Hukum
Sergai sumut24.co Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan
Hukum