Senin, 24 Agustus 2026

Walikota Medan Dukung Kepolisian Berantas Narkoba Sampai Habis

Administrator - Rabu, 14 April 2021 13:13 WIB
Walikota Medan Dukung Kepolisian Berantas Narkoba Sampai Habis

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

 

Pemerintah Kota (Pemko) Medan dukung kepolisian Polrestabes menindak dengan dengan keras peredaran narkotika jenis shabu, pil ekstasi dan daun ganja kering ataupun sejenisnya di Kota Medan sampai habis.

 

Sehingga peredaran narkoba di Medan semakin kecil. Demikian dikatakan, Walikota Medan Bobby Afifi Nasution menghadiri dan deklarasi Bersih Narkoba (Bersinar) di Mapolrestabes Medan, Rabu (14/4/2021) sore.

 

Walikota Medan ini mengaku, kagum dengan kiprah Satuan Narkoba Polrestabes Medan tercepat dalam mengungkap kasus narkoba sepanjang bulan Januari – April 2021 itu, berhasil menangkap 604 orang sebagai pengedar maupun kurir yang telah dijebloskan ke penjara.

“Tentunya dengan keberhasilan itu, Polrestabes Medan terus berperan aktif dalam menciptakan rasa aman di masyarakat. Saya pribadi dan atas nama Pemko Medan berharap elemen masyarakat juga harus membantu peran Polrestabes Medan dalam menciptakan rasa aman di masyarakat,” papar Walikota Medan Muhammad Bobby A Nasution.

 

Begitu juga orang nomor satu di Pemko Medan ini, berpesan kepada generasi anak bangsa yang banyak di Kota Medan harus menjauhi narkoba.

 

“Kita terus bergerak mensosialisasikan bahaya narkoba di masyarakat. Narkoba menghancurkan masa depan anak bangsa Indonesia,” jelas Walikota Medan terpilih priode 2019-2024.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Penahbisan Gereja BNKP Resort 42 Tanjung Anom Berlangsung Khidmat, Ephorus Targetkan Kemandirian Sinode
Dana Pensiunan Perumda Tirtanadi Sudah Dibayarkan AJB Bumiputera
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Aksi Solidaritas Pemko Medan, Dari Kemeriahan HUT RI hingga Bantuan Rp.50 Juta Korban Bencana
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
komentar
beritaTerbaru