Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Program kemitraan Asian Agri dengan petani swadaya, mendapat sambutan yang positif dari para petani yang menjadi mitra binaan Asian Agri. Terbukti hingga per tahun 2016, luas lahan petani swadaya yang masuk dalam binaan Asian Agri, berjumlah 21.251 hektar yang tersebar di 3 Provinsi Pulau Sumatera, yakni Sumatera Utara (Sumut), Jambi dan Riau.
Dengan pengalaman program kemitraan plasma yang telah berlangsung sejak 1987 lalu, Asian Agri berusaha untuk menduplikasi pola kemitraan petani swadaya.
“Asian Agri menargetkan merangkul sebanyak 60.000 hektar lahan petani swadaya pada tahun 2020 mendatang, dengan fokus perluasan di wilayah Sumatera Utara (Sumut),” kata Head Plantation Asian Agri, Bukit Sanjaya, Jumat malam (17/6/2016).
Menurut Bukit, sinergi antara petani swadaya dan Asian Agri saling menguntungan, di mana petani yang menjadi mitra oleh Asian Agri, akan dilakukan pembinaan dan penyuluhan terkait pengelolaan kebun kelapa sawit yang baik, dan sesuai standarnya.
“Hasilnya produktivitas dan kualitas kelapa sawit yang diperoleh akan meningkat, serta  mendapatkan kepastian pasar,” ungkapnya.
Bukit mengatakan, pada tahun 2016 ini, Asian Agri tengah memulai program replanting, atau peremajaan kebun sawit, baik untuk perkebunan inti maupun perkebunan plasma.
Selain itu, disampaikannya, pada 5 April lalu, para petani KUD Mulus Rahayu yang merupakan binaan Asian Agri mendapat kepercayaan dari Pemerintah melalui BPDPS, sebagai penerima pertama dana bantuan peremajaan atau replanting sawit di Indonesia.
“Pemberian bantuan dana replanting ini, merupakan tanggungjawab yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurutnya, ini merupakan tahap awal program peremajaan kebun petani plasma Asian Agri seluas 2.402 hektar di tahun 2016.
“Selanjutnya, di tahun 2017, kami berencana untuk mendampingi peremajaan kebun petani sawit seluas 4.000 hektar di Riau dan 600 hektar di Jambi,” katanya.
Sementara itu, Head CSR Asian Agri Rafmen menambahkan, jumlah petani swadaya yang menjadi mitra binaan setiap tahunnya bertambah. Khusus di Sumut saja, tahun ini target Asian Agri merangkul 1.020 hektar lahan petani swadaya.
Rafmen memaparkan, hingga tahun 2016 luasan lahan petani swadaya di Sumut yang menjadi binaan Asian Agri berjumlah 7.435 hektar dengan 1.840 kepala keluarga (KK).
“Dengan program petani swadaya ini diharapkan akan menghindari petani dari jeratan atau jebakan hutang dari tengkulak,” pungkasnya.(W04)
Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
kota
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
kota
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
kota
Langkat sumut24.co Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhad
News
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan PertaminaBPH
kota
Jual Rokok Tanpa Pita Cukai Berujung Proses Hukum, Polres Padang Lawas Sita Berbagai Merek Ilegal
kota
Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama Lewat Program Polsumat di GKPA, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas Bersama
kota
Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Batangtoru Temukan Dugaan Alat Isap Sabu di Muara Batangtoru
kota
Polisi Sahabat Umat! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky Gelar Edukasi Kamtibmas di Masjid Raya AlAbror
kota