Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
Jakarta,H. Yendra Fahmi merupakan sosok pengusaha sukses yang menjadi potret nyata ketangguhan perantau Minangkabau di ibu kota. Lahir di Pe
Profil
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Buat kamu yang ingin melihat langsung penangkaran buaya bisa singgah ke Taman Buaya Asam Kumbang yang sangat terkenal di Medan.
Dengan luas lahan sekitar 2 hektare, tempat penangkaran buaya ini menjadi taman buaya terbesar di Asia Tenggara.
Liburan di lokasi penangkaran buaya ini tentunya cukup menantang adrenalin. Ada banyak buaya yang siap menyambut kedatanganmu di lokasi penangkaran ini.
Setidaknya ada sekitar 2500 ekor buaya dalam berbagai ukuran ada di tempat ini. Buaya-buaya tersebut ditempatkan di kolam atau rawa buatan dengan usia yang bervariasi.
Bahkan ada buaya yang sudah berusia 78 tahun lho! Wah, buaya usia segitu sudah ompong belum ya?
Pada 1984, Lo Than Muk terpilih sebagai seorang Perintis Lingkungan Terbaik Tingkat Sumatera Utara. Di tahun yang sama, Than Muk menerima rombongan turis kapal pesiar Columbus yang mendarat di Pelabuhan Belawan. Saat itu pula kantor wilayah pariwisata Kota Medan meminta Than Muk membuka peternakan buayanya menjadi objek wisata.
Jemari bekerja di sana mulai 1990 setelah sebelumnya menjadi pendodos atau pemanen kepala sawit di Sumatera Selatan. Awalnya, pria berusia 50 tahun ini sangat takut terhadap buaya. Tapi dia menjadi terbiasa karena diajari Lo Than Muk. Sang juragan meninggal pada 25 September 2008 dalam usia 80 tahun. Usaha taman buaya kemudian diteruskan oleh istrinya, Lim Hui Chu.
Saking banyaknya, Jemari dan sang pemilik taman buaya tak ingat lagi berapa persisnya jumlah buaya yang dipelihara. Seingat Jemari, hingga kini ada 2.600 sampai 2.800 ekor buaya yang dipelihara dan sebagian besar jenis buaya muara.
Buaya-buaya itu ditempatkan dalam 78 bak semen. Mayoritas bak ukuran kecil dan sedang yang diisi buaya-buaya berusia kurang dari 10 tahun. Setiap bak berisi buaya dengan umur berbeda. Adapun bak-bak berukuran besar dihuni buaya berusia 10, 11, 12, 15, 16, 28, dan 46 tahun.
Khusus buaya berumur 28 dan 46 tahun ditempatkan masing-masing sendirian di bak. Ada seekor buaya berusia 28 tahun yang ekornya buntung, makanya disebut buaya buntung. “Kalau bayi-bayi buaya ditempatkan di bak-bak kecil. Mereka harus dijemur tiap hari supaya enggak gampang kena penyakit. Kalau yang sudah besar-besar, cukup dibersihkan saja baknya tiap hari,” kata Jemari, pria kelahiran Kutoharjo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada 1969.
Selain di bak, banyak buaya berusia lebih dari 20 tahun yang menghuni telaga buatan seluas satu hektare dan sedalam tiga meter. Telaga ini dikelilingi tembok tebal setinggi 4 meter. Antara area pengunjung dan telaga disekat pagar tembok semeter dan berteralis besi panjang.
Buaya jantan dewasa memiliki panjang rata-rata antara tiga sampai 5 meter. Sedangkan buaya betina dewasa berukuran rerata 2,5 sampai 3 meter. Di dalam telaga hijau itu pula diperkirakan ada buaya yang berumur 60-an tahun. Dulu pernah ada buaya berusia 78 tahun.
Tak perlu mencari informasi tentang Taman Buaya Asam Kumbang di media sosial. Jemari menjelaskan, tempatnya bekerja itu masih dikelola secara sederhana seperti dulu. Tiada laman atau situs online dan akun media sosial sebagai saluran promosi taman buaya Medan.
Untungnya, Taman Buaya Asam Kumbang sudah lebih dulu terkenal lewat pemberitaan media massa sebelum media sosial hadir. Ditambah promosi dari mulut ke mulut atau gethok tular. Tiket masuk ke taman buaya ini dipatok Rp 10 ribu per orang. Pengunjung bebas berada di dalam taman selama masih dalam jam operasional, yakni pukul 09.00 sampai 18.00.(red)
Jakarta,H. Yendra Fahmi merupakan sosok pengusaha sukses yang menjadi potret nyata ketangguhan perantau Minangkabau di ibu kota. Lahir di Pe
Profil
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menghadiri acara buka puasa bersama Keluarga Besar Lampung Perantauan di Jakarta.
News
sumut24.co ASAHAN, Sat Res Narkoba Polres Asahan menangkap seorang pria berinisial D.P.P. (29) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan mengungkap peredaran narkoba skala besar jaringan internasional dengan modus menyelundupkan barang bukt
kota
sumut24.co DELI SERDANG,Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang mengamankan dua pria pemilik 20 bungkus narkotika jenis sabusabu.Kapo
News
sumut24.co BATUBARA, PT Inalum ambil peran strategisnya dalam pemulihan pascabencana dengan membangun kembali SD Negeri 49 Batang Kabung, K
News
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan kegiatan ba
kota
Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
kota
Kapolres Tapsel Rangkul BEM sePadangsidimpuan dan Tapsel, Buka Puasa Jadi Ajang Perkuat Sinergi Kamtibmas
kota