Jatanras Polres Asahan Sisir Rawan, Tiga Remaja Diamankan : Dua Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Sebanyak 300 ton daging sapi yang akan dijual dengan harga sebesar Rp80 ribu per kilogram (kg) sesuai instruksi Presiden Jokowi siap didistribusikan ke pasar-pasar tradisional Medan.
Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumatera Utara (Sumut) Fattah Yasin mengatakan, pasokan daging itu akan tiba secara bertahap ke Medan dalam waktu dekat. Dalam minggu ini akan masuk 11 ton hingga akhirnya total 300 ton siap didistribusikan ke pasar-pasar tradisional dalam bentuk operasi pasar (OP). “Seperti hari ini sudah ada yang kami jual di kantor Bulog dengan pasokan sebanyak 600 kg namun baru laku terjual 20 kg. Selanjutnya akan disebar ke pasar-pasar tradisional di sini,” katanya Selasa (7/6).
Namun untuk lokasi pasar, lanjut dia, pihaknya belum menentukan. Pasalnya masih akan dirapatkan bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID). Yang pasti akan disebarkan ke pasar-pasar pantuan TPID. “Pasar-pasarnya nanti ditentukan kembali. Masyarakat dipastikan bisa membeli daging dengan harga murah dalam waktu dekat,” ujarnya.
Dikatakannya, daging ini merupakan impor dari Australia dan New Zealand yang sudah tiba di Jakarta baru-baru ini. Dari Jakarta kemudian disebar ke berbagai daerah termasuk Medan. Jadi harganya ditetapkan langsung dari pusat yaitu Rp80 ribu per kg. “Harganya sesuai instruksi presiden yaitu Rp80 ribu kg. Kami harap (harga) ini selanjutnya bisa diikuti pedagang dengan menurunkan harga jualnya,” jelasnya.
Wakil Ketua TPID Sumut Difi A Johansyah mengatakan, penambahan komoditas dalam OP Bulog dari selama ini hanya fokus pada bawang merah dan cabai merah diharapkan mampu menurunkan harga daging sapi yang saat ini lebih dari Rp110 ribu per kg. “OP daging sapi akan melengkapi komoditas yang selama ini sudah dijual. Dengan begitu kami yakin bisa menstabilkan harga di tingkat pasar,” katanya.
Dia yakin, langkah-langkah yang dilakukan instansi dalam TPID ini bisa membuat kebutuhan di tingkat masyarakat terpenuhi sehingga tidak lagi terbebani dengan tingginya harga komoditas di pasar saat ini. “TPID akan membantu semua langkah yang dilakukan tiap instansi. Dengan begitu ekspektasi masyarakat akan berubah sehingga harga tidak naik,” pungkasnya.(W04)
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani
News
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum