Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24
Para pelaku ekonomi kreatif khususnya kerajinan diajak untuk memanfaatkan platform digital agar tetap bertahan dan produktif di masa pandemi Covid-19. Karena melalui aplikasi digital para pelaku usaha kerajinan lebih mudah memasarkan produk dan mengembangkan usahanya.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi usai mengikuti webinar Dekranas yang bertemakan ‘Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Melalui Platform Digital’ di kediamannya di Kawasan Deli Tua, Deli Serdang, Sabtu (4/7).
Saat ini potensi pemasaran melalui platform digital sudah sangat besar. Apalagi masa pandemi Covid-19 ini membatasi kegiatan tatap muka setiap orang. Karena itu, platform digital adalah pilihan alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk terus meningkatkan produktivitas.
Salah satunya yang dapat dimanfaatkan para pengrajin untuk memasarkan produknya adalah aplikasi dekranasda.sumutprov.go.id yang disediakan oleh Dekranasda Sumut. “Saya harap, para pelaku industri ekonomi kreatif bisa memanfaatkan platform digital yang saat ini sudah semakin besar. Pandemi ini menuntut kita untuk terus berinovasi agar produktivitas tidak menurun,†ujar Nawal.
Selain itu, Nawal juga mengharapkan kepada masyarakat Sumut agar senantiasa membeli produk perajin lokal, sehingga daya saing perajin lokal terus dapat meningkat.
“Saya harapkan juga masyarakat membeli produk-produk perajin lokal kita, apalagi Sumatera Utara memiliki banyak sekali jenis kerajinan yang kualitasnya dapat bersaing dengan produk di luar daerah,†kata Nawal.
Ketua Umum Dekranas Wury Estu Handayani mengatakan saat ini sektor kerajinan adalah yang terdampak pandemi cukup tinggi. Estimasi kerugiannya mencapai Rp700 miliar. Antara lain disebabkan iklim pendapatan yang menurun drastis, daya beli masyarakat yang menurun, kesulitan mendapatkan bahan baku, proses produksi menurun dan para pelaku kesulitan membayar kredit usaha.
“Untuk itu, diperlukan adaptasi menjadikan kebiasaan baru, meningkatkan omset dengan banyak cara, salah satunya menggunakan platform digital dalam pemasaran produk industri kecil menengah,†kata Wury.
Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Josua Simanjuntak mengatakan para pelaku Industri Kecil Menengah harus jeli melihat perubahan. Salah satunya adalah platform digital yang kian hari kian berkembang.
“Platform digital ini harus diambil sebagai kesempatan. Kita harus jeli melihat perubahan yang terjadi di masyarakat. Ini satu solusi yang bisa membuat kita terus bisa produktif dan usaha,†kata Josua. (W03)
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
News
Kapolresta Deli Serdang Jalin Silaturahmi dengan Kajari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
News
MENJAWAB SPANDUK DENGAN KERJA NEGARA
News
Jelang Musyawarah IKA UNHAM, Alumni Cium Dugaan Pengondisian Calon Titipan
News
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
News
Sempat BergumulPolrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Komisi Informasi Sumatera Utara memberikan Anugerah Kategori Kabupaten Informatif(KI) bagi Pemerintah Kabupaten
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero memperluas ekspansi jejaring bisnis ke kawasan Amerika Latin dan Karib
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau lokasi rencana pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase di
News