Jatanras Polres Asahan Sisir Rawan, Tiga Remaja Diamankan : Dua Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan merupakan sumber daya manusia (SDM) yang dicetak untuk terjun langsung ke dunia kerja, termasuk bidang mekanik otomotif.
Pada dasarnya, tamatan SMK tidak bisa langsung terjun ke dunia kerja melainkan dibekali kemampuan dan pelatihan yang layak sehingga diterima pasar kerja.
Hal itu diungkapkan Deputy Managing Director 4w PT Suzuki Indomobil Sales, Davi J Tuilan pada acara penyerahan unit dan mesin untuk SMK Imanuel Medan, Kamis (26/5).
Ia menyebutkan Suzuki merasa terpanggil untuk membuat pelajar di Indonesia lebih memiliki skill di bidang mekanik otomotif dengan memberikan unit dan mesin sebagai sarana belajar.
“Kenapa kita beri unit, agar para siswa bisa melihat langsung satu unit kendaraan yang bekerja tidak bisa setengah-setengah,” katanya.
Ia mengatakan acara seremoni donasi tahap 5 ini sekaligus memperkenalkan Pusdiklat Suzuki pada masyarakat.
“Sebanyak 152 lulusan Imanuel telah kita tempatkan di bengkel resmi Suzuki,” katanya.
Selain itu, ia juga menjelaskan sepanjang 2016 Suzuki akan menyerahkan 213 material donasi ke 56 institusi pendidikan yakni SMK, Universitas, dan Balai Latihan Kerja di Indonesia.
“Material donasi terdiri dari 29 mobil, 23 motor, 58 mesin, 3 outboard motor, dan 100 paket buku training,” sebut dia.
Sementara pada Mei 2016, Suzuki akan menyerahkan 4 mobil, 2 motor, 6 mesin dan 12 paket buku training ke 7 sekolah di Sumatera.
Dengan cara ini, Suzuki berharap bisa memberi perhatian dan membantu pendidika di Indonesia lewat CSR-nya.
Sementara, Pemilik Yayasan SMK Imanuel Medan, selama ini memang lulusan Imanuel diproyeksi untuk kerja di lapangan. Salahsatunya menjadi mekanik di bengkel Suzuki.
Bukan hanya itu, katanya, lulusan Imanuel banyak yang bekerja di bengkel lain bahkan membuka usaha sendiri.
Peminat SMK itu sendiri kata Imanuel memang banyak. Hanya saja kebanyakan mereka terkendala biaya.
“Kalau minat sebenarnya terus meningkat, tapi ketika mendaftar mereka langsung terkejut melihat biaya dan mundur,” katanya.(W04)
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani
News
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum