Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Thailand sumut24.co Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda Sp.PD., MARS., CfrA, didampingi Kaunit Kermab
News
Medan|SUMUT24 Hingga November 2019, cukai industri vape (rokok elektrik) di Tanah Air sumbang Rp 700 Miliar lebih untuk kas negara. Pendapatan ini diperoleh seiring kebijakan pemerintah yang telah mengeluarkan regulasi, terkait rokok elektrik.
Baca Juga:
“Ya, setelah ada cukai untuk vape, hingga November 2019 kontribusi (dari cukai) itu sebesar Rp.700 Miliar lebih, ” kata Ketua Humas DPP Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Romedhal Aquino didampingi Kabid Perekrutan Organisasi APVI Garindra Kartasasmita serta Sekretaris Asosiasi Vaper Indonesia (AVI), Akbar Yasin saat press conference dengan sejumlah awak media di Medan pada kegiatan North Sumatera-Aceh Vape Awerness 2019, Sabtu (2112).
Dia mengungkapkan, vape saat ini semakin berkembang ini ditandai dengan terus bertambahnya jumlah pengguna serta pelaku usaha terkait produk tersebut.
“Di Indonesia saja, APVI selaku Asosiasi yang menaungi pelaku usaha vape sudah tersebar di 10 provinsi di Indonesia,” timpal Garin.
Disinggung soal berita miring soal vape, Garin dan Romedhal secara tegas menyebutkan bahwa sejak bekembangnya vape di Indonesia yakni sejak 2013 lalu hingga saat ini vaper sebutan pagi pengguna vape masih aman mengkonsumsi rokok elektrik tersebut.
Untuk itu, melalui kegiatan North Sumatera-Aceh Vape Awerness 2019 yang diselenggarakan di Medan bertujuan untuk meredam berita-berita miring bahwa vape berbahaya bagi kesehatan.
“Justru berdasarkan hasil rontgen yang dilakukan pengguna vape itu aman sama seperti orang yang tidak merokok,”jelasnya.
2 Juta Pengguna
Sementara, Sekretaris AVI, Akbar Yasin menyebutkan hingga saat ini hampir 2 juta masyarakat Indonesia menjadi pengguna vape.
“Untuk jumlah pengguna, AVI belum memiliki data yang pasti. Meski begitu, menurut dia jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahunnya dan berdasarkan data dari tingkat pembelian vape itu mencapai 2 juta-an,”jelasnya.
Disinggung soal wacana pelarangan rokok elektrik, Akbar meminta Pemerintah untuk mengkaji ulang pelarangan itu.
“Sebab, jika dilarang bukan hanya vaper yang dirugikan tetapi juga para perokok yang tidak akan menemukan lagi alternatif pengganti rokok,”tandasnya.(Red)
Thailand sumut24.co Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda Sp.PD., MARS., CfrA, didampingi Kaunit Kermab
News
Nias Selatan sumut24.co Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menghadirkan manfaat bagi masyaraka
News
Labuhanbatu sumut24.co Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASANOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Des
News
Kasus Sopir Truk Kayu Berbuntut Panjang Gakkum Kehutanan Disemprot Anggota DPRD Sumu
kota
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
kota
sumut24.co ASAHANl, Semangat baru bergulir di kancah politik Kabupaten Asahan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PS
News
Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang
News
Titian Muhibah PTM ESU&ndashMalaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun
Sport
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?
News