Rabu, 21 Oktober 2026

Petani lesu, harga karet Rp 7.000/Kg

Administrator - Senin, 11 November 2019 13:50 WIB
Petani lesu, harga karet Rp 7.000/Kg

LANGKAT l SUMUT 24 Petani karet di kecamatan Bahorok terlihat lesu tak bergairah saat transaksi.Pasalnya nilai jual cukup rendah dan telah berlangsung cukup lama. Cuma Rp 7.000,oo/Kg di pasaran /pajak getah dibeberapa lokasi di Minggu kemaren. Informasi yang dihimpun Senen, 11/11 menyebutkan hanya mampu bertahan hidup tanpa perkembangan kata Bejo (53 thn) warga desa Batu Jongjong. Sudah tidak sesuai pemasukan dari hasil menyadap karet dengan kebutuhan hidup. Konon lagi hanya sebagai buruh deres, hasil penjualan dibagi dua dengan majikan setelah di keluarkan jasa lansir dan perawatan ujarnya tanpa senyum. Menurutnya andai saja dapat pekerjaan/profesi lain yang lebih menjanjikan dipastikan akan beralih urainya. Sayangnya mendapatkan itu tudaklah gampang. Mencari kerja tambahan seperti buruh harian saja begitu sulit dan bersaing tandasnya. Tak jauh beda penuturan Ngalem (56 thn) warga yang sama. Diakui lahan miliknya cukup jauh dari sarana /prasarana transportasi sehingga belum memungkinkan meremajakan tanaman. Belum ada infrastruktur, sehingga memanfaatkan jalur sungai menggunakan rakit dari bambu.Kondisi demikian menambah beban untuk cost lansir /angkut ujarnya. Andai saja infrastruktur memadai telah lama berniat mereplanting tanaman karet ke tanaman lain pungkasnya merenung. Petani karet sangat berharap sudah saatnya pemerintah peduli dan memperhatikan nasib petani. Seidaknya menstabilkan nilai jual sehingga ekonomi petani membaik ujar warga lain. (mit)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
Sempat Bergumul Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung
Kabupaten Pakpak Bharat Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
Inalum Bidik Pasar Amerika Latin dan Karibia, Perkuat Hilirisasi Aluminium Indonesia
Wali Kota Tinjau Jalan Rusak dan Drainase Dangkal di Selat Tanjung Medan dan Selat Lancang
komentar
beritaTerbaru