Inalum Kumpulkan 626 Kantong Darah Untuk Bantu Masyarakat
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam menyambut semangat kemerdekaan tak cukup merayakannya dengan seremoni nam
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Mulai Mei 2016, Indonesia termasuk Sumatera Utara (Sumut) akan melaksanakan sensus ekonomi 2016. Sebanyak 12 ribu petugas akan mendata semua jenis usaha yang ada di daerah Sumut. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Wien Kusdiatmono mengatakan, sensus ini digelar setiap 10 tahun sekali dimana tahun ini akan dimulai pada Mei 2016 namun sosialisasinya sudah dilakukan sejak Maret ini. “Sosialisasinya sudah mulai dari sekarang (kemarin) ditandai dengan pelepasan balon dan dilanjutkan membagi-bagikan brosur ke toko-toko yang dimulai dari Plaza Medan Fair,” katanya usai apel siaga sensus ekonomi di Kantor BPS Sumut, Jumat (28/3).
Dikatakannya, sensus ini penting untuk mengetahui peta ekonomi Indonesia sekaligus memudahkan pemerintah mengatur menyusun strategi dan kebijakan berkaitan dengan perekonomian. “Kami akan menyukseskan sensus ini untuk membantu pemerintah menyusun strategi ekonomi Indonesia lebih baik terlebih lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” ucapnya.
Total akan ada 12 ribu orang petugas yang melakukan pendataan di seluruh kabupaten/kota. Dari total itu 4000 orang diantaranya bertugas di Medan. Medan merupakan salah satu kota yang dinilai berpotensi oleh BPS karena jumlah industri di kota ini cukup besar. Selain Medan, Deliserdang dan Langkat juga termasuk daerah potensi. “Semua jenis usaha kami data kecuali pertanian bahkan termasuk online hingga 31 Mei 2016. Kami yakin jumlah industri di tiap kabupaten/kota bertambah banyak,” jelasnya.
Pihaknya berharap semua pelaku usaha mendukung program ini dengan bersedia memberikan data secara jujur. Tidak perlu khawatir karena data tersebut tidak akan diberikan kepada pihak manapun untuk kepentingan apapun.
Adapun beberapa pertanyaan yang akan ditanya adalah alamat usaha, jenis usaha, omset usaha dan lain sebagainya berkaitan dengan kegiatan usaha. “Semua keterangan pribadi yang kami data tidak akan bocor ke pihak manapun dan kapanpun. Data itu pun nanti tidak akan disimpan di BPS,” ujarnya.
Mall Director Plaza Medan Fair, Jemmy Lie mengatakan total ada 500 outlet yang beroperasi di Plaza Medan Fair. Jumlah itu tidak mengalami peningkatan dari tahun lalu karena perekonomian masih lesu. “Kami mendukung petugas sensus untuk mendata seluruh pemilik usaha di plaza ini. Kami persilahkan semua petugas datang ke sini selama melaksanakan tugas,” pungkasnya. (nis)
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam menyambut semangat kemerdekaan tak cukup merayakannya dengan seremoni nam
News
sumut24.coASAHAN, Aksi unjuk rasa damai yang dilakukan ratusan anggota Kelompok Tani (Koptan) binaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKT
News
Terima Penghargaan dari Kemendagri,Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
kota
Skema Pajak TPL Dibongkar Dua Pengawas Pajak Ditahan, Dugaan Permainan Berjalan 17 Tahun
kota
Srikandi Madrasah Karya Aisyah Rahma Siregar, Dari Kepemimpinan Perempuan untuk Masa Depan Pendidikan
kota
Petani Madina Berpeluang Cuan dari Serai Wangi dan Nilam, Pemkab Siapkan Pola Kemitraan
kota
MANTAP....Mohot Lubis dan Zia Ul Haq Muncul sebagai Kandidat Ketua Periode 20262029 Di Konferensi PWI TABAGSEL
News
Dua Bersaudara Penderita DMD di Dolok Batu Nanggar Mendapat Perhatian Serius Pemkab Simalungun
kota
Bupati Simalungun Parapat Potensi Pariwisata, Diperlukan Kolaborasi dan Kreativitas
kota
Ketua ABPEDNAS Deli Serdang Sinergi dan Koordinasi Harus Terus Diperkuat
kota