Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
News
Baca Juga:
- Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusif*
- Kapolda Sumut Tinjau Bandara Kualanamu Jelang Mudik Lebaran 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang
- PWI Madina Punya Ketua Baru, Zamharir Rangkuti Terpilih Periode 2025–2028
Penerbangan ini menjadi momentum bersejarah yang membuka peluang besar bagi kemajuan wilayah tersebut.
Salah satu Tokoh masyarakat Mandailing Natal atau Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Drs. H.Parulian Nasution, MM, mengungkapkan rasa bangganya atas beroperasinya bandara ini.
"Saya merasa bangga hari ini ada penerbangan perdana dari Polonia menuju Bandara Jenderal Besar AH Nasution," ujarnya.
Parulian Nasution mengenang bahwa inisiasi pembangunan bandara ini telah dimulai sejak masa kepemimpinan Bupati Amru Daulay (2000-2010), saat ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Proses panjang ini bahkan mendapat dukungan dari tokoh nasional, seperti MS Kaban yang kala itu menjabat sebagai Menteri Kehutanan dan telah meninjau langsung lokasi bandara.
Parulian berharap pengembangan fasilitas bandara terus berlanjut, termasuk penambahan landasan pacu agar dapat melayani rute ke Sumatera Barat, Batam, hingga Jakarta.
Ia juga mengajak masyarakat Mandailing Natal untuk mendukung keberlanjutan operasional bandara dengan memanfaatkan layanan penerbangan ini.
"Dukungan dari para tokoh Mandailing Natal di Jakarta sangat kami harapkan agar fasilitas ini terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat," tambahnya.
Kepala Pelayanan Bandara, Doni Romandika, S.AP, menyampaikan bahwa Bandara Jenderal Besar AH Nasution telah siap melayani penerbangan perintis dari Kementerian Perhubungan yang dioperasikan oleh Maskapai Susi Air.
"Segala fasilitas dan personel telah kami siapkan untuk mendukung kelancaran operasional," jelas Doni.
Penerbangan ini menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan dengan kapasitas 12 penumpang.
Jadwal penerbangan sementara beroperasi setiap Sabtu dan Minggu. Dari Bandara Kualanamu, pesawat berangkat pukul 09.45 WIB dan tiba di Mandailing Natal pukul 11.00 WIB.
Sebaliknya, keberangkatan dari Mandailing Natal pukul 11.10 WIB dan tiba di Kualanamu pukul 12.25 WIB.
Untuk keamanan, bandara telah dilengkapi dua pos pemeriksaan (SCP) yang siap menangani pemeriksaan penumpang dan barang.
Doni juga memastikan bahwa personel telah mendapatkan pelatihan dan lisensi untuk menangani barang berbahaya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menggunakan layanan penerbangan ini karena telah memenuhi standar keselamatan dan keamanan.
Disisi lain, politisi muda Rahmat Rayyan Nasution mengucapkan terimakasih sekaligus mengajak masyarakat khususnya Mandailing Natal untuk selalu menggunakan alat transportasi penerbangan yang sudah beroperasi
"Dengan beroperasinya bandara, tentu akan memberikan PAD bagi pemerintah daerah khususnya masyarakat yang nantinya akan membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi dan UMKM,"ujar politisi fraksi Gerindra
Terakhir, Rahmat Rayyan Nasution menekankan kalau tidak kita (Masyarakat Mandailing Natal) yang membesarkannya siapa lagi, tutup anggota DPRD provinsi Sumatera utara dapil sumut 7 Rahmat Rayyan Nasution.
Bupati Mandailing Natal, HM Ja'far Sukhairi Nasution, turut menyampaikan kabar gembira ini kepada masyarakat.
"Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution kini resmi melayani penerbangan menuju Bandara Kualanamu Medan," ungkapnya saat konferensi pers di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (6/01/2024).
Bupati Sukhairi Nasution menjelaskan bahwa penerbangan perdana akan berlangsung pada Sabtu, 11 Januari 2024. Harga tiket yang ditetapkan untuk rute Medan-Madina adalah Rp 707.210 dan Madina-Medan Rp 594.560.
Penumpang juga mendapat fasilitas bagasi gratis hingga 15 kg, sementara kelebihan bagasi dikenakan tarif Rp 20.000 per kg.
Beroperasinya Bandara Jenderal Besar AH Nasution diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Mandailing Natal.
Akses yang lebih mudah ke berbagai kota besar di Indonesia akan membuka peluang investasi, perdagangan, dan pariwisata.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah, Bandara Jenderal Besar AH Nasution diharapkan dapat berkembang lebih pesat, menjadi gerbang utama kemajuan Mandailing Natal di masa depan.
Dari pantauan dibandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution penerbangan perdana dari Medan menuju Mandailing Natal penumpang hanya 1 orang, sedangkan dari Mandailing Natal menuju Medan penumpang hanya 2 orang.zal
Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
News
Oknum Pegawai Lapas Diringkus Satresnarkoba Polrestabes MedanJadi Kurir 599 Vape Narkoba
News
Leosaali Bos Toko Sumber Murah Rantauprapat dan Akun Cetiya Sinar Agung Mulia Medan Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan Anggota DPR RI Ade Jona Prasetio Ucapkan Selamat atas Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk Dihadiri Danyonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Adzan Marjohan Nasution
News
Danyonarmed 2/Kilap Sumagan Letkol Arm Rogery Thega dan Keluarga Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Medan sumut24.co Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaks
kota
5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Komplotan Curanmor
News
Minggu Kasih Kapolda Sumut Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi, dan Mewujudkan Sumut Aman
News
Mubes XVI PPTSB Tetapkan Sairon Sinaga, Mangihut Sinaga Tegaskan Jangan Ada Lagi Perpecahan!
News