Jumat, 01 Mei 2026

Pengamat : Antisipasi Kecurangan di Pasar Murah, Pembelian Barang Perlu Dibatasi

Administrator - Rabu, 16 Mei 2018 12:51 WIB
Pengamat : Antisipasi Kecurangan di Pasar Murah, Pembelian Barang Perlu Dibatasi

MEDAN|SUMUT24

Baca Juga:

Mengacu kepada sumber data pengadaan pasar murah di Medan, saya melihat ada selisih harga yang sangat besar antara harga pasar dengan harga di pasar murah. Sehingga jika mengacu kepada selisih harga tersebut, seharusnya memang akan menolong masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Jadi memang seharusnya masyarakat dibatasi dalam membeli. Tidak dibiarkan bebas jumlahnya. Karena bisa disalahgunakan. Terlebih oleh oknum para pedagang. Dan tidak menutup kemungkinan masyarakat yang memiiki uang yang banyak yang berkesempatan lebih besar untuk membeli barang di pasar murah.

Hal itu dikatakan Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin di Medan, Rabu (16/5) mengomentari tentang pemberitaan DPRD Kritik Pasar Murah, Pembelian Tidak Terbatas.

Dikatakan Gunawan, jika mereka-mereka ini yang membeli, jelas target pasar murah untuk mengurangi beban masyarakat ditambah lagi jika bertujuan untuk menekan harga menjadi tidak efektif. Terkait target penujualan yang dibebankan di kelurahan. Hitung-hitungan sederhana seharusnya masyarakat akan lebih memilih berbelanja di pasar murah dibandingkan ke pasar.

Tetapi memang tidak semua masyarakat memiliki uang cash. Banyak pola belanja masyarakat yang lewat hutang di kedai sampah atau istilah lainnya itu ngebon. Jadi sebaiknya target tersebut dimanfaatkan untuk menyeser ke semua lapisan masyarakat.

Pihak Kelurahan dapat mensosialisasikan program pasar murah tersebut ke masyarakat dan tidak terfokus kepada target penjualan saja. Lebih dari itu keterlibatan masyarakat ikut dalam pasar murah menjadi skala prioritasnya, kata Gunawan. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
Rico Waas: Yayasan Pendidikan Berbasis Agama Berperan Bentuk Karakter Generasi Muda
Columbia Asia Aksara Resmikan Trauma Centre Terintegrasi 24 Jam
PHI Soroti Sinkronisasi Data Perusahaan dengan Fakta di Lapangan
Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai
Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru