Jumat, 01 Mei 2026

Baju Impor China Banjiri Indonesia Jelang Lebaran

Administrator - Selasa, 15 Mei 2018 07:21 WIB
Baju Impor China Banjiri Indonesia Jelang Lebaran

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jelang Lebaran tahun ini ada peningkatan untuk sejumlah barang impor, terutama dari China.

Baca Juga:

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, jelang hari raya Idul Fitri biasanya ada kenaikan pada impor kelompok sandang.

“Untuk pakaian jadi bukan rajutan dalam rangka menghadapi Lebaran memang ada kenaikan, itu setiap tahun terjadi,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Dia menjelaskan untuk impor tersebut naik 64,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Suhariyanto menyebutkan untuk nilainya April tahun ini tercatat sebesar US$ 36,3 juta.

“Kalau April tahun lalu 2017 itu untuk pakaian bukan rajutan nilainya hanya US$ 22 juta, tapi 2018 ini US$ 36,3 juta ada peningkatan sekitar US$ 14,2 juta,” ujarnya.

Dari data BPS juga disebutkan impor filamen buatan dari China tercatat sebesar US$ 320,82 juta pada April. Filamen buatan adalah jenis benang yang digunakan untuk membuat kain.

Nilai impor RI pada April 2018 sebesar US$ 16,09 miliar. Angka ini menanjak 34,68% dibandingkan April 2017 sebesar US$ 11,95 miliar. Suhariyanto mengatakan jika dibandingkan bulan Maret 2018 kenaikan impor ini hanya 11,28%. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
Rico Waas: Yayasan Pendidikan Berbasis Agama Berperan Bentuk Karakter Generasi Muda
Columbia Asia Aksara Resmikan Trauma Centre Terintegrasi 24 Jam
PHI Soroti Sinkronisasi Data Perusahaan dengan Fakta di Lapangan
Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai
Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja
komentar
beritaTerbaru