Jumat, 21 Agustus 2026

RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Administrator - Selasa, 15 Mei 2018 05:23 WIB
RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Jakarta – SUMUT24

Baca Juga:

Neraca perdagangan RI pada April 2018 mengalami defisit US$ 1,63 miliar. Ekspor tercatat US$ 14,47 miliar, sementara impornya US$ 16,09 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan defisit terbesar adalah perdagangan RI dengan China yang mencapai defisit US$ 5,7 miliar.

Sementara di urutan kedua ada Thailand defisit US$ 1,5 miliar, dan ketiga Australia defisit US$ 997 juta.

“Impor ini bisa dilihat kenaikan impor pada April 2018 terjadi karena peningkatan barang konsumsi bahan baku penolong maupun barang modal. Barang konsumsi ini wajar naik karena jelang Lebaran,” kata Gedung BPS, Selasa (15/5/2018).

Barang konsumsi ini ada kenaikan 25% dari bulan sebelumnya. Barang impor yang paling banyak masuk dari China adalah bawang putih. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
HUT RI ke-81, PTPN IV Regional I Beri Penghargaan Masa Pengabdian 813 Karyawan
Gembong Narkoba Buron Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur
KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar di Bogor, Sejumlah Pejabat Diperiksa
Dies Natalis ke-74, USU Catat Lompatan Prestasi dan Reputasi Global
Rayakan HUT ke-81 RI, PLN UID Sumut Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen Hingga 25 Agustus
Sambangi Kontingen Jamnas XII di Cibubur, Wali Kota Tanjungbalai Beri Motivasi
komentar
beritaTerbaru