Selasa, 20 Oktober 2026

RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Administrator - Selasa, 15 Mei 2018 05:23 WIB
RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Jakarta – SUMUT24

Baca Juga:

Neraca perdagangan RI pada April 2018 mengalami defisit US$ 1,63 miliar. Ekspor tercatat US$ 14,47 miliar, sementara impornya US$ 16,09 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan defisit terbesar adalah perdagangan RI dengan China yang mencapai defisit US$ 5,7 miliar.

Sementara di urutan kedua ada Thailand defisit US$ 1,5 miliar, dan ketiga Australia defisit US$ 997 juta.

“Impor ini bisa dilihat kenaikan impor pada April 2018 terjadi karena peningkatan barang konsumsi bahan baku penolong maupun barang modal. Barang konsumsi ini wajar naik karena jelang Lebaran,” kata Gedung BPS, Selasa (15/5/2018).

Barang konsumsi ini ada kenaikan 25% dari bulan sebelumnya. Barang impor yang paling banyak masuk dari China adalah bawang putih. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PT Lencana Bayangkara Indonesia Sepakat Menghentikan Seluruh Aktivitas Perusahaan, Proses Administrasi Pembubaran Ditindaklanjuti
Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria di Timbangan Padangsidimpuan Diciduk Polisi
Kapolres Padang Lawas Pimpin Penggerebekan Pagi Hari, Pria 45 Tahun Diamankan Bersama Sabu 1,12 Gram
Sentuhan Humanis AKBP Noval Desky di HUT ke-75 Humas Polri, Anak-anak Panti Asuhan Hayat Terima Bantuan Sembako
Jangan Nekat! Jalinsum Sipirok–Tarutung Masih Berbahaya, Kapolres Tapsel Sarankan Jalur Alternatif
Bupati Solok Bagikan Masker dan Vitamin untuk Pelajar.
komentar
beritaTerbaru