Gembong Narkoba Buron Bareskrim Basri Lewaimang Ditangkap Interpol di Kuala Lumpur
KUALA LUMPUR Buronan kasus narkoba, Basri Lewaimang (50), yang disebut sebagai pengendali peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan m
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Ada tantangan yang begitu besar yang menjadi PR kita dalam menyelesaikan permasalahan buruh di tanah air. Salah satunya adalah mulai tergantikannya peran buruh sebagai tenaga kerja oleh mesin dengan teknologi tinggi. Hal ini membuat buruh kian terhimpit dengan sulitnya mencari lapangan pekerjaan. Hal itu dikatakan Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin SE menjawab wartawan SUMUT24 di Medan, Selasa (1/5) mengomentari Hari Buruh.
Dikatakannya, mesin sangat efisien karena layaknya sebuah robot. Tidak seperti manusia yang memiliki banyak kebutuhan ataupun tuntutan. Memilih mesin sebagai salah satu alat untuk menekan biaya produksi serta memiliki tuntutan kenaikan biaya hidup, tentunya mesin jauh lebih menarik dibandingkan dengan tenaga manusia.
“Sementara, jumlah penduduk semakin besar. Butuh lapangan pekerjaan baru yang bisa diserap sebagai sumber penghasilan, kata Gunawan.
Selanjutnya, kata Gunawan, kita berbicara mengenai produktifitas. Ada pesaing baru bagi buruh kita akni Vietnam yang memiliki produktifitas tenaga kerja lebih besar, namun dengan gaji yang besarannya sangat bersaing dengan gaji buruh kita disini.
Sudah barang pasti, pengusaha baik siapapun itu, tentunya akan berupaya semaksimal mungkin dalam menekan biaya produksi agar produknya menjadi sangat bersaing. Nah, kita masih kalah dari tenaga kerja di Vietnam, sehingga kita belum bisa mengoptimalkan potensi ekonomi kita disini. Alhasil investasi kita tertinggal dari negara lain.
Infrastruktur kita juga demikian. Banyak yang harus dibenahi, ditambah dan di revitalisasi. Sehingga jika infrastrukturnya bagus, iklim usahanya membaik, maka akan tercipta lapangan pekerjaan yang bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.
Dijelaskannya, kita juga harus memperbaiki biaya hidup para buruh. Disini banyak yang bisa dilakukan. Mulai dari pengendalian inflasi atau harga supaya tidak naik signifikan setiap tahunnya. Memperbaiki akses keuangan para buruh untuk layanan kesehatan, pendidikan maupun perumahan. Menciptakan sistem transportasi umum yang terjangkau dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk menekan pengeluaran kaum buruh.
Dan yang tak kalah penting adalah kita terus menciptakan inovasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang padat karya, bukan hanya padat modal. “Jadi untuk memperbaiki kualitas hidup para buruh, itu bukan melulu kita berbicara mengenai KHL atau upah saja. Namun demikian kita bisa membuat sejumlah terobosan dalam menekan disisi pengeluarannya,” kata Gunawan. (C04)
KUALA LUMPUR Buronan kasus narkoba, Basri Lewaimang (50), yang disebut sebagai pengendali peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan m
News
Jakarta Sumut24.co Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) mencatat sejumlah capaian penting di tengah upayanya memperkuat posisi sebagai perguruan
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distr
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambangi Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanju
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Teknis Rencana Penetapa
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berkomitmen memastikan penyaluran bantuan sosial benarbenar sampai kepada yang ber
News
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika Rumah Sakit Harus Makin Maju
kota
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
kota