Selasa, 21 Juli 2026

Terkait Geopark Toba Perusahaan Keramba dan Hotel di Danau Toba Harus Hengkang

Administrator - Rabu, 10 Februari 2016 10:36 WIB
Terkait Geopark Toba Perusahaan Keramba dan Hotel di Danau Toba Harus Hengkang

MEDAN I SUMUT24 Mendukung Danau Toba menjadi daerah tujuan wisata domestik maupun internasional seperti Monaco of Asia. Berbagai izin pembangunan hotel, penginapan termasuk perusahan keramba ikan harus hengkang dari bumi Danau Toba, karena keramba ikan yang masih ada di Danau Toba merupakan satu penghalang untuk mendapatkan pengakuan dari Unesco, kata Anggota Tim Pakar Geopark Sumut Sahar E Simatupang kepada SUMUT24, Selasa (9/2). Menurut Sahat keramba ikan di Danau Toba bisa berdampak tak terpilihnya Danau Toba sebagai tempat kunjungan pariwisata internasional sehingga mau tak mau pemerintah harus meniadakan keramba-keramba ikan di sekitar Danau Toba, katanya. Tak ada toleransi bagi pengusaha keramba ikan di danau toba. Badan pelaksana Geopark dan pemerintah tujuh Kab/kota harus tegas. “Pengusaha keramba harus cari tempat lain untuk berusaha, kan masih banyak tempat lain untuk berusaha, “ujarnya. Jangan lagi berusaha di Danau Toba, biarkan Danau Toba berkembang secara alamiah sesuai dengan harapan kita bersama,” tegas Sahat. Lebih lanjut Sahat, pendapatan hasil keramba kepada pemerintah setempat yang ada di Danau Toba tak sebanding dengan yang didapatkan. Apalagi dengan adanya keramba ikan selama ini akan terjadi perubahan arsitektur bumi sehingga berhentilah dulu semua tangan-tangan yang merusak Danau Toba selama ini, katanya. “Berapa sih keuntungan pemerintah membolehkan perusahaan keramba ikan di Danau Toba itu,” ujarnya heran. Dalam hal ini pemerintah pusat sudah serius dan akan menggelontorkan dananya sebesar Rp 20 Triliun lebih sehingga tujuh Pemkab yang mengelilingi Danau Toba termasuk Pemprovsu harus lebih serius agar apa yang diidam-idamkan masyarakat Sumut dapat terkabul, ujarnya.(Ism)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris: Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
Dorong Geliat Ekonomi Lokal, BRI BO Sibuhuan Kunjungi Calon Agen Brilink Baru
Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik, Pemprov Sumut Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019
Mendukung Program BSPS, BRI BO Sibuhuan  Berikan Fasilitas Layanan  ke Masyarakat Penerima Bantuan
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
Dukung Program TJSL,BRI BO Sibuhuan  Lakukan Survei Kecalon Penerima Bantuan
komentar
beritaTerbaru