Pertemuan dengan Andrew Parsons di Acara Gubernur Hideaki Omura
Pertemuan dengan Andrew Parsons di Acara Gubernur Hideaki Omura
News
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
Kopi Robusta berhasil menguasai 25% supply kopi global yang kebanyakan diproduksi di negara Vietnam (15% dari global supply) termasuk Indonesia. Demikian dikatakan Kepala Divisi Corporate Secretary Jakarta Futures Exchange, Tumpal Sihombing kepada SUMUT24, Selasa (5/12).
Lebih lanjut dikatakannya, Robusta adalah varian kopi yang berasal dari Central/Western Africa, dan tumbuh subur di Vietnam, India, Indonesia, dan Brazil. Tanaman kopi Robusta mengandung 2.7% caffeine dan setiap pohonnya menghasilkan lebih banyak “cherries” (buah) dari pada pohon Arabika (kandungan caffeine hanya 1.5%).
Masih sebut Tumpal, pohon kopi robusta tumbuh subur di ketinggian 400-700 meter dpl (di atas permukaan laut), dengan suhu yang ideal di kisaran 21-24° C dengan periode kering selama 3-4 bulan secara berturut-turut.
2 Broker Dominasi Kontrak Berjangka RCF
RCF adalah kontrak berjangka Robusta yang diterbitkan oleh (diperdagangkan di) bursa JFX untuk transaksi multilateral. Transaksi multilateral RCF berawal Desember 2013 di JFX, dan sejak itu telah menghasilkan transaksi dengan volume sebesar 973,611 lot hingga November 2017.
“Volume tersebut dikontribusi oleh 7 (tujuh) broker aktif di JFX untuk transaksi kontrak berjangka RCF. Dari ke-7 broker tersebut ada 2 (dua) broker yang mendominasi transaksi RCF di JFX adalah Inter Pan Pasifik Futures (91.64%) dan International Business Futures (7.6%). Sementara pedagang yang aktif mentransaksikan RCF adalah Menara Mas Investindo, Royal Assetindo dan Inter Multiinvest Fortuna,” rinci Tumpal Sihombing.
Perlu diketahui, Indonesia merupakan salah satu produsen utama Kopi Robusta dunia. Dari total produksi kopi di Indonesia, 80% merupakan kopi robusta. Kopi robusta merupakan jenis kopi dengan tingkat keasaman yang lebih tinggi dengan rasa pahit dan umumnya digunakan untuk espresso, dan sebagai pencampur dalam racikan kopi bubuk.
“Kontrak Berjangka Kopi Robusta bisa menjadi sarana lindung nilai bagi pelaku industri kopi di Indonesia,” sebut Tumpal lagi.
Kontrak Berjangka Kopi Robusta memiliki periode perdagangan satu tahun untuk tiap-tiap bulan kontrak yang diperdagangkan. Pada saat jatuh tempo, pelaku pasar bisa memilih untuk melakukan serah terima fisik kopi robusta sesuai ketentuan yang berlaku pada gudang-gudang terdaftar yang berlokasi dekat sentra produksi kopi robusta. (R03)
Pertemuan dengan Andrew Parsons di Acara Gubernur Hideaki Omura
News
Lewat SULING! Kapolres Padangsidimpuan Sosialisasikan Call Center 110, Ajak Warga Perangi Narkoba
News
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat Di Jumat Berkah, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Datangi Nenek 80 Tahun Bawa Sembako
News
Salumpat Saindege! HUT ke25 Padangsidimpuan Jadi Panggung Napak Tilas Sejarah, Tokoh Penting Tabagsel Hadir
News
Jumat Keliling! Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Turun ke Masjid, Perkuat Silaturahmi, Cegah Narkoba, dan Bagikan Masker kepada Warga
News
Jumat Keliling! Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Turun ke Masjid, Perkuat Silaturahmi, Cegah Narkoba, dan Bagikan Masker kepada Warga
News
Patroli Dini Hari di Padang Lawas, Tim Serigala Sakti Sisir Titik Rawan Begal dan Premanisme
News
Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat.
News
Bupati Solok Hadiri Swiss Van Sumatera Holiday Car Meet Up, Serahkan Piala untuk Mobil Terfavorit
News
Akhiri Masa Dinas, IPDA Irianto Tinggalkan Jejak Pengabdian di Polres Padang Lawas
News