Selasa, 07 April 2026

Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin: Perekonomian Sumut Triwulan I-2023 Tumbuh Sebesar 4,87%

Administrator - Jumat, 05 Mei 2023 11:25 WIB
Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin: Perekonomian Sumut Triwulan I-2023 Tumbuh Sebesar 4,87%

Medan I Sumut24. CO

Baca Juga:

Perekonomian Sumatera Utara (Sumut) pada Triwulan I-2023 mengalami pertumbuh sebesar 4,87%. Pada sisi lain, ekonomi Sumatera Utara triwulan I-2023 terhadap triwulan IV-2022 mengalami kontraksi sebesar 0,45 persen. Demikian diaampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, Nurul Hasanudin menyebutkan, Jumat (5/5).

Lebih lanjut dikatakan Nurul Hasanuddin, Perekonomian Sumatera Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I-2023 atas dasar harga berlaku mencapai Rp251,95 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp145,71 triliun.

Hasanudin menyebutkan, secara q-to-q berdasarkan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 2,70%. Sedangkan lapangan usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian Sumut adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mengalami kontraksi 0,10%; Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mengalami kontraksi 0,54%; Industri Pengolahan mengalami kontraksi sebesar 0,42%; dan Konstruksi mengalami kontraksi sebesar 1,64%.

“Struktur PDRB Sumut menurut Lapangan Usaha atas dasar harga berlaku Triwulan I-2023 tidak menunjukkan perubahan berarti dibandingkan triwulan IV-2022. Perekonomian Sumut masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 23,68%; diikuti Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 18,94%; Industri Pengolahan sebesar 18,65%; dan Konstruksi 13,14%. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sumut mencapai 74,41%,” rinci Nurul Hasanudin.

Sementara itu, secara y-on-y, Ekonomi Sumatera Utara triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 mengalami pertumbuhan 4,87%, dimana lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,64%.

Sedangkan lapangan usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian Sumatera Utara adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 3,46%; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 5,56%; Industri Pengolahan 2,61%; dan Konstruksi 5,49%.

Nurul Hasanudin menyebutkan, berdasarkan pengeluaran, ekonomi Sumut pada triwulan I-2023 terhadap triwulan IV-2022 yang mengalami kontraksi 0,45 persen disebabkan oleh pertumbuhan negatif yang terjadi di beberapa komponen PDRB pengeluaran.

“Komponen yang mengalami kontraksi yaitu Komponen PK-P sebesar 11,05%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa 6,21% dan Komponen PMTB 1,01%. Sedangkan Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 0,60% diikuti komponen PK-RT yang tumbuh 0,29%. Sementara Komponen Impor Barang Jasa yang merupakan komponen pengurang mengalami kontraksi 9,08%,” ujarnya.

Nurul Hasanudin menyebutkan, secara spasial, struktur perekonomian Pulau Sumatera pada Triwulan I tahun 2023 didominasi oleh Provinsi Sumatera Utara sebesar 23,16%; Provinsi Riau dengan kontribusi 23,05% dan Provinsi Sumatera Selatan 13,89%.

“Secara y-on-y, Provinsi Sumatera Utara tumbuh sebesar 4,87%, sedangkan Pulau Sumatera tumbuh sebesar 4,79 persen. Kepulauan Riau mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 6,51%; diikuti oleh Sumatera Selatan sebesar 5,11%; dan Jambi 5,00%,” pungkas Nurul Hasanuddin. (red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Berbagi Berkah di Awal Syawal, PLN UIP SBU Dan YBM PLN Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial
Bupati Labuhanbatu Mutasikan Dokter Gigi Dari Puskesmas Negeri Lama, Warga Kecewa
komentar
beritaTerbaru