Sabtu, 24 Oktober 2026

Malaysia Optimis Target 15 Juta Pelancong di Tahun 2023 Pasti Tercapai

Administrator - Rabu, 21 Desember 2022 01:06 WIB
Malaysia Optimis Target 15 Juta Pelancong di Tahun 2023 Pasti Tercapai

Medan – Sumut24.co

Baca Juga:

Dengan dibukanya border bagi wisatawan mancanegara serta relaksasi SOP ke Malaysia, Tourism Malaysia semakin gencar melakukan kegiatan-kegiatan promosi untuk menarik wisatawan berkunjung ke negeri jiran terutamanya dari Pulau Sumatera.

Mengikuti tren wisata selepas pandemic covid-19, Tourism Malaysia Medan sekali lagi mengadakan product update berupa ‘niche product’ di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan pada 20 Desember 2022, dihadiri oleh para pelaku industri pariwisata, antara lain ASITA, ASTINDO, ASPPI, dan AMPHURI, serta institusi Pendidikan dan media-media lokal, termasuk cetak, elektronik, dan digital. Mengusung tema “Malaysia Niche Product Update 2022” Tourism Malaysia berharap dapat memberikan pengetahuan atau informasi yang lebih variative berbagai produk-produk niche market yang ada di Malaysia, terutamanya homestay dan eko-pelancongan. Pada kesempatan ini Tourism Malaysia Medan mengundang produk-produk homestay di antaranya: Homestay Ayer Limau Melaka, Homestay Sungai Haji Dorani Selangor, Homestay Bougainvillea Selangor, Homestay D’Pelandok Negeri Sembilan, serta eko-wisata Majlis Daerah Selama di Perak.

Pertumbuhan konektivitas, yaitu seatcapacity/week dari kota-kota besar di Sumatera pada tahun 2022 ini masih bertumbuh 100% dibandingkan pada tahun 2020-2021 yang mana tidak ada penerbangan regular pada masa pandemik covid-19, namun angka ini masih lebih kecil atau berkurang sebesar -30.5% dibandingkan dengan masa sebelum pandemik tahun 2019.

Tahun 2019, sebelum pandemic Covid-19, jumlah pelancong Indonesia ke Malaysia meningkat 10.5% (1.3% dari jumlah penduduk Indonesia), dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan, jumlah pelancong Malaysia ke Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 19.07% (9% dari jumlah penduduk Malaysia).

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Indonesia ke Malaysia tahun 2022 meningkat drastis, apalagi setelah border sepenuhnya dibuka dan tiada lagi persyaratan vaksin, PCR, dan karantina. Indonesia berada di urutan ke-2 setelah Singapura dengan jumlah kedatangan mencapai 799,066 wisatawan, meningkat drastic sebesar 13,088.1% dibandingkan tahun 2020 (masa pandemic). Kedepan Tourism Malaysia akan menghadirkan lebih banyak produk-produk wisata yang lebih variatif dengan menghadirkan tak hanya homestay dan ekowisata, hingga kini sedikitnya 208 homestay telah dikembangkan dengan sangat serius oleh Kementerian Pelancongan Malaysia.

Direktur Tourism Malaysia Medan, Chan Hon Mun dalam sambutannya mengatakan bahwa mendapatkan pengalaman tinggal di homestay di desa atau “kampung” tradisional adalah salah satu cara tercepat dan termudah untuk mengenal Malaysia yang sebenarnya.

Dalam sambutannya juga, Chan menyampaikan apresiasi kepada pelaku industri pariwisata termasuk ejen pelancongan dan maskapai telah sama-sama bertahan menghadapi badai Covid-19. Pasaran Indonesia khususnya Sumatera memiliki potensi mengembangkan paket wisata homestay.(rel/w04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Diikuti 14 Kabupaten/Kota, Porsadin VII Sumut Jadi Ajang Unjuk Prestasi Santri
Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168
Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Perdana Aswakada Sumut, Bangun Sinergi Kuat Demi Akselerasi Pembangunan Daerah
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
PB Pendawa Indonesia dan PT Bank Sumut Teken MoU, Siap Dorong UMKM Binaan Naik Kelas
Dua Anak di Desa Percut Keluar dari Stunting, Jelita: Kader Harus Tetap Lakukan Pemantauan
komentar
beritaTerbaru