Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Kabid. Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark Saor Pardamean mengatakan, pada November 2016 kelompok pangan di Sumut Alami Penurunan, seperti halnya Tanaman Pangan/Padi & Palawija (NTNTPP ) mengalami penurunan sebesar 0,30 persen, dan hal ini karena perubahan It (0,53%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,83%).
“Perubahan yang terjadi pada It karena indeks kelompok padi naik sebesar 0,28 persen yaitu dari 128,57 menjadi 128,93 dan indeks kelompok palawija naik sebesar 1,16 persen yaitu dari 119,08 menjadi 120,46,”katanya kemarin.
Di sisi lain, perubahan kenaikan pada Ib terjadi karena perubahan pada indeks konsumsi rumah tangga (IKRT) naik sebesar 1,05 persen dan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) naik sebesar 0,09 persen.
“Sementara itu, Subsektor Hortikultura (NTPH) Pada November 2016, NTPH mengalami penurunan sebesar 0,67 persen, dan hal ini karena perubahan It (0,11%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,79%),”ujarnya.
Perubahan yang terjadi pada It karena indeks kelompok sayur-sayuran naik sebesar 2,57 persen yaitu dari 123,54 menjadi 126,72 dan indeks kelompok tanaman obat naik sebesar 0,59 persen yaitu dari 106,87 menjadi 107,50, sedangkan indeks kelompok buahbuahan turun sebesar 2,64 persen yaitu dari 130,82 menjadi 127,36.
“Perubahan kenaikan pada Ib terjadi karena perubahan IKRT naik sebesar 0,91 persen dan indeks BPPBM naik sebesar 0,17 persen. 4.3.  Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) Pada November 2016, NTPR mengalami penurunan sebesar 0,13 persen, dan hal ini karena perubahan It (0,86%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,99%),”katanya.
Perubahan yang terjadi pada It karena indeks kelompok tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 0,86 persen yaitu dari 125,45 menjadi 126,52. Di sisi lain, perubahan kenaikan pada Ib karena perubahan IKRT naik sebesar 1,13 persen dan indeks BPPBM naik sebesar 0,16 persen.
“Begitu juga pada November 2016, NTPT mengalami penurunan sebesar 0,97 persen, dan hal ini karena perubahan It (-0,34%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,64%). Penurunan yang terjadi pada It karena indeks kelompok ternak besar turun sebesar 0,82 persen, sedangkan indeks kelompok ternak kecil naik sebesar 0,40 persen, indeks kelompok unggas juga naik sebesar 1,06 persen dan indeks kelompok hasil ternak naik sebesar 0,77 persen,”ujarnya.
Di sisi lain, perubahan kenaikan pada Ib karena perubahan IKRT naik sebesar 1,02 persen dan indeks BPPBM naik sebesar 0,26 persen.
“Untuk Subsektor Perikanan (NTNP) Pada November 2016, NTNP mengalami penurunan sebesar 0,32 persen, dan hal ini disebabkan oleh perubahan It (0,10%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,42%). Kenaikan yang terjadi pada It karena perubahan pada indeks kelompok penangkapan ikan rata-rata turun sebesar 0,05 persen, sedangkan indeks kelompok budidaya ikan secara rata-rata naik sebesar 0,26 persen,”ujarnya.
 Di sisi lain, perubahan kenaikan pada Ib karena perubahan IKRT naik sebesar 0,77 persen dan indeks BPPBM sebesar 0,01 persen. Dan Kelompok Penangkapan Ikan (NTN) Pada November 2016, NTN mengalami penurunan sebesar 0,49 persen, dan hal ini disebabkan oleh perubahan It (-0,05%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,45%).
“Penurunan yang terjadi pada It karena indeks kelompok penangkapan ikan secara rata-rata turun sebesar 0,05 persen. Di sisi lain, perubahan kenaikan pada Ib karena perubahan IKRT naik sebesar 0,77 persen dan indeks BPPBM turun sebesar 0,07 persen,”katanya.
Sedangkan Kelompok Budidaya Ikan (NTPi) Pada November 2016, NTPi mengalami penurunan sebesar 0,14 persen, dan hal ini disebabkan oleh perubahan It (0,26%) lebih rendah dibandingkan perubahan pada Ib (0,40%). Kenaikan yang terjadi pada It karena indeks kelompok budidaya ikan secara rata-rata naik sebesar 0,26 persen.
“Di sisi lain, perubahan kenaikan pada Ib karena perubahan IKRT naik sebesar 0,76 persen dan indeks BPPBM naik sebesar 0,09 persen,”pungkasnya.(W04)
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Serang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatka
Info
Belawan, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Bintang Biru Indah, agen dari perusahaan pelayaran global Maersk, se
Umum
Jakarta PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra yangbergerak di bidang pembiayaan, mengukuhkan 37 guru terbaik S
Info
SURABAYA (28/4) Jutaan orang tua Indonesia setiap hari membuka grup WhatsApp wali kelas dengan keyakinan penuh bahwa mereka sudah cukup
Tips
Belawan Sumut24.coPT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Mediterranean Shipping Company (MSC) pada 7 April 2026
Ekbis
Belawan Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Tata Motors pada 27 April 2026 dalam rangka penjajakan
Umum
Belawan I Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 44.112 TEUs pada Maret 2026, menurun dibanding
kota
Belawan Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan Bakrie Renewable Chemicals pada awal Maret 2026 dalam rangk
News
Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penting dalam me
kota