Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
Jakarta I Sumut24.CO PT Kliring Berjangka Indonesia pada tahun 2021 berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 101,6 Miliar, atau mengalami peningkatan 53% dibandingkan tahun 2020 dengan laba bersih sebesarRp. 66,4 Miliar. Peningkatan laba bersih ini ditopang dari pertumbuhan pendapatan operasional tahun 2021 yang meningkat sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga:
Di tahun 2021, KBI berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar Rp. 189,5 Miliar, sedangkan di tahun 2020 pendapatan operasional yang diperoleh mencapai Rp. 170 Miliar.
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia mengatakan, “Pencapaian laba bersih tahun 2021 ini tentunya merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan. Kita tahu, tahun 2021 Indonesia masih dilanda pandemic Covid-19, dan upaya yang dilakukan KBI adalah dengan melakukan upaya transformasi serta peningkatan layanan.
Dalam hal transformasi, KBI telah telakukan upaya digitalisasi dalam kegiatan usaha sehingga tetap bisa menjalankan perannya sebagai lembaga kliring maupun sebagai pusat registrasi resi gudang dengan maksimal, yang tentunya dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Sedangkan dalam hal layanan, dalam situasi pandemic yang sebagian pemangku kepentingan melakukan kegiatan secara online, KBI terus memberikan layanan prima.
Peningkatan kinerja yang diperoleh KBI ini, berbanding lurus dengan lini usahanya yang juga mengalami pertumbuhan.
Dari lini usaha sebagai Lembaga Kliring Penjaminandan Penyesaian Transaksi di Bursa Berjangka Jakarta, sepanjangtahun 2021 volume transaksi mencapai 9.555.097,0 Lot, terdiri dari 2.012.529,0 Lot Transaksi Multilateral serta 7.542.568 Lot untuk Sistem Perdagangan Alternatif (SPA).
Transaksi ini mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun 2020 dengan volume transaksi mencapai 9.446.122,4 Lot, terdiri dari 1.678.267 Lot Transaksi Multilateral serta 7.767.855,4 Lot untuk Sistem Perdagangan Alternatif (SPA).
Dari lini usaha sebagai Lembaga Kliring Pasa rFisik Timah Murni Batangan untuk ekspor, sepanjang tahun 2021 transaksi pasar fisik timah murni bantangan di Bursa Berjangka Jakarta yang di kliringkan di KBI tercatat sebanyak 10.977 Lot dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp 20,7 Triliun.
Dari total transaksi yang tersebut, di pasar fisik timah murni batangan untuk ekspor mencapai 8.862 Lot dengan nilai transaksi sebesar USD 1,4 Miliar, atau sekita rRp 19,7 Triliun.
Sedangkan dari Pasar Fisik Timah dalam negeri, sepanjang tahun 2021 (Maret – Desember) transaksi mencapai 2.115 lot dengan nilai transaksi sebesa rRp. 987 Milliar.
Sedangkan dari lini usaha sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, sepanjang tahun 2021 tercatat pemanfaatan resi gudang mencapai 633 RG yang diregistrasi, dalam volume 13.968 ton dengan nilai pembiayaan sebesarRp 277 Miliar.
Pencapaian di tahun 2021 tersebut mengalami peningkatan dari tahun 2020, dimana jumlah resi gudang yang diregistrasi mentcapai 427 RG dalam volume 9.590 ton dengan nilai pembiayaan mencapai 93,8 miliar.
Fajar Wibhiyadi menambahkan, “Perolehan laba tahun 2021 ini menjadi catatan tersendiri bagi KBI. Hal ini karena di tahun 2021 KBI telah berhasil mencatatkan rekor laba terbesar sepanjang sejarah KBI beroperasi.
Pencapaian ini tentunya merupakan hasil kerja keras seluruh komponen yang ada. Kedepan, KBI akan terus melakukan berbagai upaya transformasi, serta menjalani berbagai inisiasi bisnis baru.
Untuk tahun 2022 ini, kami mentargetkan laba sebesar Rp 108,2 Miliar, atau meningkat 6,5 % dibandingkan perolehan laba tahun 2021. Sedangkan dari sisi pendapatan, tahun 2022 ini kami tergetkan pendapatan mencapaiRp 228,8 Miliar, meningkat 20,7 % dibandingkan pendapatan tahun 2021 sebesarRp 189,5 Miliar.
Sebagai catatan, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, KBI selalu mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang positif. Di tahun 2017, KBI mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 10,4 Miliar. Tahun 2018 sebesar Rp 27,5 Miliar, tahun 2019 sebesar 50,3 miliar, tahun 2020 sebesar 66,4 Miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp 101,6 Miliar.
Dalam kurun waktu 5 tahun tersebut, KBI juga secara konsisten mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional, yaitu di tahun 2017 sebesar Rp 48,5 Miliar. Tahun 2018 sebesar 70,8 Miliar, tahun 2019 sebesar 112,5 Miliar, tahun 2020 sebesar Rp 170 Miliar, dan tahun 2021 sebesarRp. 189,5 Miliar. (red-1)
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport