Kamis, 22 Oktober 2026

Pertanian, Perdagangan dan Konstruksi Dongkrak Ekonomi Sumut 3,90 Persen

Administrator - Senin, 09 Mei 2022 17:08 WIB
Pertanian, Perdagangan dan Konstruksi Dongkrak  Ekonomi Sumut 3,90 Persen

Medan I Sumut24.CO Ekonomi Sumatra Utara (Sumut) pada triwulan I-2022 tumbuh 3,90% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Ekonomi Sumut masih ditopang lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan share 1,29%. Kemudian lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1% dan konstruksi dengan share 0,31%.

Baca Juga:

“Tiga lapangan usaha ini memiliki peranan penting dalam perekonomian Sumut di triwulan I-2022. Karena share-nya saja sudah 2,6%,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Nurul Hasanudin, dalam pemaparan secara virtual, Senin (9/5/2022).

Data BPS, lapangan usaha industri pengolahan hanya berkontribusi 0,12%. Lapangan usaha andalan Sumut ini bahkan masih di bawah share lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 0,23%, informasi dan komunikasi sebesar 0,23%, jasa keuangan dan asuransi sebesar 0,22% dan real estate sebesar 0,14%.

Sementara itu, di triwulan I-2022, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,78%, kemudian jasa keuangan dan asuransi sebesar 7,54%, informasi dan komunikasi sebesar 7,38%, pengadaan listrik dan gas sebesar 7,27% dan jasa perusahaan sebesar 6,57%.

Masih dikatakan Nurul Hasanudin, untuk struktur PDRB Sumut menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan I-2022 tidak menunjukkan perubahan berarti.

Data BPS Sumut, ekonomi Sumut triwulan I-2022 terhadap Triwulan IV-2021 (q to q) mengalami kontraksi sebesar 0,13%. Hal ini karena hampir di seluruh komponen PDRB pengeluaran mengalami kontraksi. Komponen yang mengalami kontraksi yaitu Komponen PK-P sebesar 19,02%, Komponen PMTB sebesar 1,02% dan Komponen PK-RT sebesar 0,07%. Sedangkan Komponen Ekspor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 2,30%, diikuti Komponen PK-LNPRT yang tumbuh sebesar 0,57%.

“Sementara Komponen Impor Barang Jasa yang merupakan komponen pengurang mengalami kontraksi sebesar 1,06%,” kata Nurul Hasanudin.

Struktur PDRB Sumut menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan I-2022 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Sumut masih didominasi oleh Komponen PK-RT sebesar 50,60%, Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 41,42%, Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 30,92%, Komponen PK-P sebesar 5,60%, Komponen Perubahan Inventori sebesar 1,86% dan Komponen PK-LNPRT sebesar 0,84%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDRB memiliki peran sebesar 31,25%. (red) —- Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin pada pemaparan secara virtual, Senin (9/5/2022).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Diduga Dikeroyok di Rumah Sendiri, Rahmat Taufik Laporkan Budi Dharma CS ke Polrestabes Medan
Hari Museum Nasional: Mengintip Masa Lampau Lewat Arsitektur Kantor PTPN IV Regional 2
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap 3 pengedar Di Dua Tempat Berbeda
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba Berkedok Bengkel Bandar Berstatus Residivis Diciduk
Tim Gabungan Bareskrim Polri & BNN Tangkap 8 Tsk & Barang Bukti Lebih Kurang 2 Ton Sabu di Pelabuhan Bandar Deli.
Deden Prayoga Pembina Koperatif Sukses Kawal Pengukuhan Pengurus Komunitas Pemuda Kreatif Koperatif Bersama Band Legendaris Slank
komentar
beritaTerbaru