Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur perumahan dan permukiman yang diperkirakan menyedot investasi hampir Rp 80 triliun pada 2017. Fokusnya membangun rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tanpa melupakan kawasan perbatasan.
Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan saat menghadiri Indonesia Construction Market Outlook 2017 mengatakan, pemerintah akan merealisasikan pembangunan perumahan dan permukiman di tahun depan.
“Kita sudah punya target pembangunan infrastruktur bidang PUPR, di perumahan dengan nilai investasi Rp 52,73 triliun dan infrastruktur permukiman Rp 26,86 triliun,” kata Rido di JCC, Jakarta, Kamis (10/11)
Berikut proyek infrastruktur permukiman dan perumahan yang akan dibangun 2017, meliputi:
1. Infrastruktur permukiman, investasi Rp 26,86 triliun
– Proses pembangunan zona sub inti dan zona pendukung 7 pos lintas batas negara serta penyelesaian 9 lokasi PIP. Pembangunan kawasan perbatasan dengan paket pekerjaan kontrak multiyears 2015-2019 – Pembangunan sistem penyediaan air minum 3.677 liter per detik – Revitalisasi kawasan tematik perkotaan yang berkelanjutan 40 kawasan – Pembangunan infrastruktur di permukiman kumuh 1.107 hektare (ha) – Pembangunan pengolahan air limbah 890.639 Kepala Keluarga (KK) sebanyak 4.453.195 jiwa – Pembangunan sistem penanganan persampahan menjangkau 2.641.408 KK atau 13.207.040 jiwa – Pengurangan genangan seluas 433 ha melalui pembangunan infrastruktur drainase
2. Infrastruktur perumahan, investasi Rp 52,73 triliun:
– Pembangunan rumah susun untuk MBR 12.816 unit termasuk penyelesaian rusun untuk perkampungan atlet (Kemayoran) dan penyelesaian rusun untuk tingkat tinggi kalangan MBR di Pasar Minggu, Pasar Rumput, dan Pondok Kelapa – Pembangunan rumah swadaya sebanyak 117.500 unit – Pembangunan rumah khusus (dalam rangka penangangan paska bencana atau konflik, maritim, daerah tertinggal dan perbatasan negara) sebanyak 5.718 unit – PSU untuk mendukung penyediaan perumahan bagi MBR sebanyak 18.000 unit – Pemberian bantuan uang muka rumah untuk MBR bagi 550.000 unit rumah – Penyaluran bantuan pembiayaan perumahan untuk 600.000 unit. Sebanyak 375.000 melalui Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dan 225.000 melalui KPR Selisih Subsidi Bunga (SSB). Termasuk untuk memenuhi program Sejuta Rumah. Pagu indikatif dana FLPP 2017 hanya mampu memfasilitasi 120.000 unit. (int)
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Serang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatka
Info
Belawan, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Bintang Biru Indah, agen dari perusahaan pelayaran global Maersk, se
Umum
Jakarta PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra yangbergerak di bidang pembiayaan, mengukuhkan 37 guru terbaik S
Info
SURABAYA (28/4) Jutaan orang tua Indonesia setiap hari membuka grup WhatsApp wali kelas dengan keyakinan penuh bahwa mereka sudah cukup
Tips
Belawan Sumut24.coPT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Mediterranean Shipping Company (MSC) pada 7 April 2026
Ekbis
Belawan Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Tata Motors pada 27 April 2026 dalam rangka penjajakan
Umum
Belawan I Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 44.112 TEUs pada Maret 2026, menurun dibanding
kota
Belawan Sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan Bakrie Renewable Chemicals pada awal Maret 2026 dalam rangk
News
Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penting dalam me
kota