Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
Medan – www.sumut24.co Tidak hanya memuji kelezatan menu masakan yang dimiliki Warung Bebek Goreng Pawito, Konsul Jenderal (Konjen) Malaysia di Medan, Aiyub Omar juga menyebutkan usaha kuliner tersebut pantas melakukan ekspansi bisnisnya ke Malaysia.
Baca Juga:
Demikian disampaikan Konjen Malaysia saat menghadiri undangan silaturahim dalam kegiatan bertajuk “Pengenalan Masakan Khas Indonesiaâ€, di Warung Bebek Goreng Pawito Jalan H. Adam Malik Medan, Selasa (29/3/2022).
Direktur PT ADS, Wagiono didampingi Budi Aprianto Business and Development Manager saat memberikan keterangan seputar keunggulan Warung Bebek Goreng Pawito kepada Konjen Malaysia dan tim.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur pimpinan PT ADS (Asli Dari Solo) Wagiono selaku Direktur, Budi Aprianto Business and Development Manager, Eko Aprianto Operational Manager, Taufik Azhari, Region Manager dan Andika selaku Chef. Dan Ketua Perwakilan Persatuan Wanita Luar Negeri Konsulat Jenderal Malaysia, Medan, Puan Hasnizah Hasan Aiyub Omar beserta rombongan dari kantor Konsulat Malaysia Medan.
Menurut Aiyub Omar, PT ADS yang membawahi brand Bebek Goreng Pawito, telah dikenal memiliki menu masakan unggulan bebek goreng yang diramu secara khas nusantara tersebut, harus segera melihat peluang positif ini untuk dapat mengembangkan usahanya ke negeri Jiran. Baik itu berupa metode berinventasi langsung ataupun membuka peluang usaha franchise bagi investor di Malaysia.
“Saya siap membantu memediasi PT ADS untuk berinvestasi di Malaysia ataupun membuka peluang usaha franchise bagi investor di Malaysiaâ€, kata Aiyub Omar sembari mengucapkan terima kasih atas undangan silaturahmi yang di gagas oleh PT ADS tersebut.
Ia juga merasa optimis, kalau usaha kuliner Bebek Goreng Pawito, dapat berkompetisi dengan baik di negaranya. Terlebih lagi kalau kepulauan Sumatera dan negara Malaysia mempunyai banyak persamaan baik dalam agama, budaya, tarian, sejarah, bahasa dan termasuk kuliner yang telah membentuk satu persamaan sosial budaya yang unik dan menciptakan hubungan istimewa sebagai serumpun.
Pimpinan dan Staff Kantor Konsulat Malaysia berfoto bersama dengan unsur Pimpinan dan Staff PT ADSBeberapa hidangan makanan di Medan, Sumatera khususnya dan Malaysia, memiliki banyak kesamaan dengan resep makanan terutamanya masakan Melayu. Seperti penggunaan santan, kelapa parut, kacang-kacangan, lontong, kerupuk kentang pedas atau kentang goreng tapioka dan cabe menunjukkan wujudnya pengaruh Melayu dalam makanan kedua negara ini.
“Sebagai Konsul Jeneral Malaysia yang berada selama 2 tahun lebih di Kota Medan, saya dapati kuliner-kuliner yang ada Medan sangat bervariasi dan memiliki pengaruh berbeda menurut wilayah dan daerah. Bahkan setengah masakan didominasi memiliki pengaruh dari Timur Tengah, India, dan Cina†ungkapnya.
Dari segi sejarah, hubungan Malaysia dengan Indonesia dapat dijejaki bermula sejak abad ke-7, dimana Sumatera dan Tanah Melayu (Sekarang Malaysia), ketika itu pernah menjadi sebahagian dari kerajaan besar seperti, Majapahit, Aceh, Sriwijaya, Dharmasraya, Melaka dan Johor-Riau.
“Dalam masa ini, beragam etnik termasuk, Aceh, Minang, Bugis, Banjar dan Jawa hijrah ke Tanah Melayu dan membentuk masyarakat “melayu†yang signifikan pada zaman modren Malaysia selepas penjajahan asingâ€, jelas Aiyub Omar.
Pada penjajahan Inggris, sambung Aiyub Omar, kehadiran buruh-buruh dari India dan Cina juga memberikan pengaruh besar bagi Tanah Melayu. Sehingga membentuk etnik utama di Malaysia.
Dalam kesempatan itu, berkaitan dengan dibukanya perbatasan Malaysia pada 1 April 2022 mendatang, Aiyub Omar juga mengajak warga Indonesia untuk berwisata ke Malaysia menikmati masakan khas di sana.
“Saya mengundang masyarakat Medan yang sudah 2 tahun tidak dapat menjejakkan kaki ke Malaysia, setidaknya dapat berwisata di Pulau Pinang menikmati Nasi Kandar, Char Kueh Teow, Asam Laksa atau Lok Lok di akhir pekan. Di Melaka, kita juga bisa nikamati Gulai Asam Pedas, Sate Celup, Es Cendol, dan Laksa Melaka. Dan sudah pasti, ada Roti Canai dan Teh Tarik di mana-manaâ€, harapnya.
Sementara itu, Direktur PT ADS, Wagiono mengucapkan terima kasih atas kehadiran Konjen Malaysia di salah satu resto mereka. Dan berharap dalam pertemuan bersahabat tersebut, dapat meningkatkan hubungan yang positif ke depannya.
Wagiono menjelaskan, Bebek Goreng Pawito merupakan salah satu produk makanan unggulan dimiliki perusahaan. Kehadiran Warung Bebek Goreng Pawito di kancah kuliner Medan sejak tahun 2010, tidak hanya mendapat perhatian dari warga Medan, tapi juga incaran bagi wisatawan yang datang ke Indonesia.
“Karena itu kami berharap investor Malaysia melirik usaha kuliner kami untuk bisa bekerjasama mengembangkan bisnis yang menjanjikan tersebutâ€, ucapnya.(rel)
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota