Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan
sumut24.co MedanPergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terb
kota
Jakarta I Sumut24.co Kacang Macadamia atau Makadamia disebut-sebut sebagai kacang termahal di dunia. Dikutip dari berbagai sumber, kacang ini biasanya digunakan sebagai campuran cokelat yang diproduksi oleh beberapa perusahaan luar negeri.
Baca Juga:
Siapa sangka, kacang mahal ini juga tumbuh subur di Indonesia. Di Jawa Timur, budidaya kacang Makadamia sudah lama dilakukan, yakni di Kabupaten Bondowoso dan Kota Batu.
Tahun 1857, botanis Jerman-Australia bernama Ferdinand von Mueller pertama kali menemukan kacang Makadamia. Pemberian nama pada temuan botaninya itu merujuk pada nama seorang guru medis ahli kimia, John Macadam.
Dikutip dari mongabay.co.id, di dunia terdapat 8 jenis kacang Makadamia. Tujuh di antaranya berasal dari Benua Australia yakni Makadamia integrifolia, Makadamia tetraphylla, Makadamia ternifolia, Makadamia whelanii, Makadamia jansenii, Makadamia grandis, dan Makadamia claudensii.
Sejak penemuan itu, kacang Makadamia semakin digemari. Dari 8 jenis itu, ada 2 yang bisa dikonsumsi bahkan buahnya bisa dimakan langsung.
Kacang Makadamia integrifolia dan Makadamia tetraphylla biasanya digunakan sebagai campuran cokelat, bahan pembuat kue, campuran es krim, dan lain sebagainya. Sementara itu, jenis Makadamia lainnya dinyatakan beracun.
Kacang Makadamia umumnya memiliki warna hijau gelap. Permukaannya licin. Bentuk dan ukurannya serupa dengan buah duku, hanya saja kacang Makadamia memiliki tempurung keras, sebagaimana dikutip dari mongabay.co.id. Harga kacang Makadamia berkisar antara Rp300.000 Rp500.000 per kilogram.
Berbeda dengan jenis kacang lainnya, budidaya kacang Makadamia membutuhkan waktu antara 7 – 10 tahun untuk mencapai masa panen. Pohon kacang Makadamia membutuhkan waktu yang relatif lama untuk menghasilkan kacang.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pernah memiliki gagasan menyebarluaskan kacang Makadamia kepada masyarakat di wilayahnya. Melihat potensi ekonominya yang cukup menjanjikan, Ia berharap membudidayakan kacang Makadamia bisa menjadi mata pencaharian bagi masyarakat Jawa Timur.
Dikutip dari liputan6.com, Khofifah menyatakan bahwasanya kacang Makadamia yang ditanam di lahan seluas satu hektar bisa menghasilkan keuntungan antara Rp1 miliar Rp1,2 miliar.red
sumut24.co MedanPergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terb
kota
Peringati Hari Santri, Ibnu Hajar Ajak Santri Karya Nyata untuk Bangsa
News
Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
News
Melalui Subuh Keliling, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Pesan Kamtibmas Dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan! TP PKK Kabupaten Asahan berhasil meraih peringkat Juara II dalam Lomba V
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Tanjungbalai mendapat perhatian serius dari Wali Kota Mahyaru
News
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
News
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, Seribu Warga Ditargetkan Hadir
News
Medan sumut24.co Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali gerebek sarang narkoba (GNS) di Jalan B Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati
Kota
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News