Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Medan | Sumut24 Usaha retail di Sumatera Utara mulai dikalahkan dengan banyaknya Indomaret maupun Alfamart, usaha retail ini bukan saja ada di kecamatan, bahkan sudah merambah hingga kedesa desa. Sehingga usaha retail milik masyarakat dipedesaan mulai gulung tikar. Sayangnya, banyak keluhan dari masyarakat sendiri bahwa untuk meminjam modal di bank mempunyai kesulitan.
Baca Juga:
Dari banyaknya keluhan pelaku usaha di pedesaan maupun kecamatan, Kepala Dinas Koperasi Sumut, M. Zain mengatakan, memang selama ini usaha retail yang dibangun melalui pinjaman ke koperasi mulai redup. Apalagi banyak yang mengganggap adanya koperasi dipandang sebelah mata. Sehingga di jaman presiden Jokowi koperasi mulai digalakkan kembali untuk para pelaku usaha kecil salah satunya usaha retail.
“Sekarang ini dengan adanya program pak Presiden untuk memajukan usaha retail maka diperlukan unit KUR yang dapat bekerjasama dengan BRI setempat,” katanya Rabu (5/10).
Ditambahkannya, dengan adanya program ini, setiap hari di Kantor Koperasi Sumut sudah ada yang mendaftar 2 hingga 3 koperasi. Sehingga, dinas koperasi harus sesering mungkin lakukan penyuluhan untuk pengetahuan para pelaku usaha untuk mengetahui bahwa guna koperasi sangatlah penting.
“Yang mendaftar ke kantor Dinas Koperasi bermacam macam, ada yang dari universitas, perkumpulan RT/RW, maupun dari komunitas komunitas lainnya,”ujarnya.
Dikatakannya, untuk didesa pemerintah telah membangun badan usaha milik desa bekerjasama dengan KUD, sehingga masyarakat yang mulanya kekurangan modal untuk majukan usaha detailnya dapat mengajukan pinjaman melalui camat setempat agar BRI dapat mengurus kredit tersebut.
“Untuk pengurusan ijin pinjaman ke camat, tidak ada biaya sama sekali, agar para pelaku usaha dapat dengan mudah lakukan pinjaman, dan bunga di BRI hanya 8 persen pertahun,” ujarnya.
Selain itu, Zain mengatakan hingga 2017, Dinas Koperasi akan membubarkan 4000 koperasi yang dinyatakan tidak aktif lagi. Agar para pengurus koperasi juga berhati hati dan tidak asal asal dalam membangun koperasi di kecamatan maupun di pedesaan.
“Jadi, masyarakat yang akan melanjutkan usaha retailnya maupun memulai usaha, jangan segan untuk mengurus langsung dimulai dari camat agar dapat diselesaikan hingga ke BRI agar dana tersebut segera cair,” pungkasnya.(W04)
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
kota
Langkat sumut24.co Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhad
News
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan PertaminaBPH
kota
Jual Rokok Tanpa Pita Cukai Berujung Proses Hukum, Polres Padang Lawas Sita Berbagai Merek Ilegal
kota
Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama Lewat Program Polsumat di GKPA, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas Bersama
kota
Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Batangtoru Temukan Dugaan Alat Isap Sabu di Muara Batangtoru
kota
Polisi Sahabat Umat! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky Gelar Edukasi Kamtibmas di Masjid Raya AlAbror
kota
Dibekuk Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Tengah Malam! Pengedar Sabu di Pijarkoling Simpan Barang Bukti 23,84 Gram
kota
Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto Perkuat Sinergi dengan Kajari Sibuhuan, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan
kota