KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Jakarta I Sumut24.CO Jakarta Futures Exchange (JFX) / Bursa Berjangka Jakarta bersama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) memberikan dorongan kepada para penyandang disabilitas untuk berperan menjadi pelaku ekonomi.
Baca Juga:
Kegiatan bersama JFX dan KBI ini dilakukan dalam bentuk dukungan kegiatan pelatihan barista bagi para penyandang disabilitas di Medan, Sumatera Utara, yang telah berjalan beberapa waktu yang lalu.
Kegiatan pelatihan yang dilaksananan di Balai Besar Pengembangan Latihan Tenaga Kerja (BBPLK) Medan tersebut, JFX dan KBI menggandeng Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Kodam I Bukit Barisan serta Kementerian Ketenagakerjaan.
Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Jakarta Futures Exchange mengatakan, “Masyarakat penyandang disabilitas menjadi salah satu kelompok yang merasakan dampak negatif dari pandemi covid. Padahal masyarakat penyandang disabilitas dapat dikaryakan untuk ikut mendukung pemulihan ekonomi akibat covid yang merusak sejumlah sektor ekonomi. Apa yang kami jalankan ini tentunya merupakan salah satu resep kami menjawab tantangan mengurangi pengagguran, dan membangun kreatifitas dan menciptakan pekerjaan baru. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kami untuk peduli akan sesama, yang akan terus ditumbuh kembangkan.
Sementara itu, Fajar Wibhiyadi Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan, “Bagi KBI, apa yang kami jalankan ini merupakan bagian dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) kami kepada masyarakat. Sebagai Badan Usaha Milik Negara, kami memiliki tugas untuk turut meningkatkan ekonomi masyarakat. Dan apa yang kami jalankan dengan memberikan pelatihan penyandang disabilitas untuk menjadi barista ini, harapan kami kedepan para penyandang disabilitas akan menjadi entrepreneur dan pelaku ekonomi, khususnya dalam bisnis kopi secara ritail. Kita tahu penggemar kopi di Indonesia sangat besar dan terus meningkat. Tentunya ini akan menjadi lahan ekonomi bagi para barista. Untuk itu, para barista harus memiliki kemampuan yang cukup untuk bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
Industri kopi secara ritel di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat besar. Kedai-kedai kopi bermunculan tidak hanya di tengah kota, namun sampai juga ke daerah. Konsumsi kopi di Indonesia juga terus mengalami peningkatan. Data dari Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian menyebutkan, konsumsi kopi di Indonesia tahun 2018 mencapai 314 ribu ton, dan diprediksi akan terus tumbuh sekitar 8,2 % sampai tahun 2021. Tahun 2021, tingkat konsumsi kopi nasional diprediksi akan mencapai 370 ribu ton. Petumbuhan rata-rata konsumsi kopi di Indonesia ini menurut International Coffee Organization (ICO) berada diatas rata-rata dunia pada umumnya.(red)
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota