Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Hukum
Medan | Sumut24 Ahmad Soekro Tratmono, berakhir tugasnya selaku Kepala Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 6 September 2016 dan dimutasi sebagai Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK di Jakarta.
Baca Juga:
- Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
- Kejari Asahan Bagi Takjil ke Masyarakat dan Buka Puasa Bersama Insan Pers Pererat Silaturahmi
- Buka Puasa Bersama KAHMI Sumut, Rico Waas Tegaskan Keterbukaan untuk Pembangunan Medan
Sebagai gantinya, Lukdir Gultom, sebelumnya Kepala OJK Sumbagsel di Palembang yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Divisi di KR 5 OJK di Medan.
Kedua pejabat itu dilepas dan disambut dengan acara “Pisah Sambut” yang digelar di lantai 9 Gedung Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara di Jalan Balai Kota Medan Selasa (13/9).
Soekro juga melepas kepengurusannya sebagai Ketua Pengganti Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumut dimana ketuanya Difi Ahmad Johansyah juga hadir bersama Eddy Rizlianto Ketua Forkom Industri Jasa Keuangan (IJK) Eddy Rizlianto, pengurus BMPD Sumut dan pejabat bank lainnya.
Ahmad Soekro Tratmono mengaku sedih dengan kepindahannya ke Jakarta karena banyak kenangan di sini. “Ini bukan berpisah tapi kekeluargaan. Jadi kita harus tetap bersyukur,” katanya.
Dia mengatakan bertugas di Medan sejak dilantik 5 Pebruari 2015 dan dilantik kembali menjabat di Jakarta sejak 6 September 2016, berarti menjabat di Medan selama 1 tahun 7 bulan 1 hari.
Ia mengaku dulu juga tugas sekira 11 tahun di perbankan syariah ketika dia masih di bidang pengawasan BI. “Jadi kembali ke tempat lama lagi,” katanya.
Menurutnya, banyak yang perlu dibangun di Sumut. Namun kekeluargaan seperti ini harus kita teruskan dan sinergi terus diperkuat. “Kita datang membangun di Sumut dan ingin tingkatkan ekonomi Sumut. IJK juga tumbuh positip,” katanya.
Intinya, walaupun harus keluar Medan tapi tetap dapat berkontribusi membangun Sumut ini. “Kalau mau berhasil, harus kuasai Medan. Tapi kalau sudah tinggal di Kota Medan, merupakan hal yang luar biasa,” ujar Soekro.
Kepala Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut OJK yang baru Lukdir Gultom mengatakan ketika awal masih terbentuk OJK, dia pernah menjabat di sini, namun pindah ke Palembang selama delapan bulan dan kembali menjabat ke Medan.
“Seorang negarawan jangan tanya ditempatkan di mana, tapi harus siap dimanapun ditempatkan,” kata Lukdir mengutip perkataan Anies Bawesdan.
Lukdir mengatakan ia akan terus melanjutkan apa saja yang dikerjakan Soekro dan minta kerjasamanya dalam membangun Sumut ini khususnya sektor industri jasa keuangan. (W04)
Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Hukum
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana penuh kehangatan di Bulan Ramadhan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan bagi bagi takjil kepada masyarakat d
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumat
kota
Bupati Kabupaten Solok Kunjungi Mushola Al Furqon Saniang Baka
kota
Bupati Solok Serahkan Bantuan Sembako dan Bedah Rumah dari Baznas kepada Warga Saniang Baka
kota
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
Jakarta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Ship to Ship (STS) Transfer
Ekbis
Medan, Sumut24.co Kapolda Sumatera Utara Whisnu Hermawan Februanto menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers di Sumatera Utara. Kegia
News
BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan Janda dan Anak Yatim di Ramadhan ke22
kota
sumut24.co POLDASU, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fit
kota