Buka Puasa Bersama KAHMI Sumut, Rico Waas Tegaskan Keterbukaan untuk Pembangunan Medan
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumat
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Presiden RI Joko Widodo beserta Gubernur Sumatera Utara hadir pada karnaval dan Pesta Rakyat yang bertajuk ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT)’ di Parapat, Kabupaten Simalungun dan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (21/8). Presiden RI Joko Widodo menginginkan kegiatan Karnaval Kemerdekaan menjadi agenda tahunan. Karnaval melibatkan tak kurang 20.000 orang yang terdiri dari peserta karnaval, undangan dan penonton yang akan melewai enam panggung etnis. Iringan karnaval juga menampilkan ulos sepanjang 500 meter yang sudah memeroleh penghargaan dari MURI sebagai ulos terpanjang dibawakan 244 kepala desa (Kades).
Karnaval diikuti peserta dari 26 provinsi, 26 kabupaten dan kota, serta dihadiri sejumlah menteri, serta para Bupati dari 7 Kabupaten di kawasan Danau Toba. Jokowi berharap Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba berlanjut menjadi agenda rutin di Sumatera Utara. Dari parade yang ditampilkan, katanya, terlihat perbedaan yang menggambarkan kesatuan dan persatuan. Kemudian dimulai dengan penampilan tari Tortor Somba. Tarian ini menyambut kedatangan presiden di panggung start karnaval. Tak hanya itu, tari 5 serangkai yang menunjukkan 5 suku batak dan 9 tari cawan, serta iringan 700 wanita berpakaian adat mengiringi kedatangan presiden RI Joko Widodo dan rombongan. Karnaval turut dimeriahkan oleh musisi Batak seperti 300 pemain suling, pesilat, 112 penari cawan. “Ada Batak Simalungun, Toba, PakPak, Mandailing, Karo dan Angkola Itulah perbedan yang menyatukan kita. Saya senang sekali. Pada hari ini semua masyarakat memakai ulos, tali,” kata Jokowi di depan ribuan warga yang hadir di Karnaval.
Menurut Presiden RI, kalau ini terus dipelihara, maka terlihatlah karakter bangsa, identitas bangsa. Karnaval dimulai dengan ditandai pemukulan gondang yang bersama-sama dihitung oleh masyarakat dengan menggunakan bahasa daerah.
Saat itu Presiden dan Gubsu mengenakan ulos Ragidup Sirara yang biasa diperuntukkan bagi kaum bapak atau pribadi yang terhormat atau para raja. Sedangkan ibu negara beserta Ny Evi Diana Erry Nuradi mengenakan ulos Tum-Tumon. Motif ulos ini sudah mulai langka dan digunakan kaum ibu. Presiden akan berjalan kearah panggung didahului oleh Gubernur, Bupati, dan menteri menuju kursi di panggung pelepasan. Panggung pelepasan dimeriahkan dengan pertunjukan tari lima puak dari lima sub etnik batak. Usai melihat berbagai parader yang ditampilkan, Presiden RI Jokowidodo bersama Iriana Joko Widodo, Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi dan Evy Diana T Erry Nuradi menaiki mobil hias beserta para menteri. Begitupun dengan para menteri dan bupati, walikota lainnya. Mobil hias yang membawa orang nomor satu itu melintas disepanjang 3,5 km laju karnaval. Sementara Gubernur Sumatera Utara mengatakan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba menjadi tonggak kemajuan dan kejayaan pariwisata Danau Toba. “Melalui momentum ini, Danau Toba kembali dikenal masyarakat luas,” kata Erry.
Gubsu mengungkapkan terimakasih atas kepedulian Presiden Joko Widodo terhadap pengembangan pariwisata Danau Toba. “Ini sangat berarti bagi masyarakat di sekitar Danau Toba dan masyarakat Sumatera Utara umumnya,” ujar Erry.
Menurut Erry kegiatan ini sangat berdampak positif pada pengembangagan wisata di kawasan Danau Toba. Hal ini sejalan dengan implementasi peraturan presiden (Perpres) tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba pada awal Juni lalu. Badan tersebut bertugas mempercepat proses pembangunan Danau Toba yang masuk ke dalan 10 destinasi prioritas nasional. Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan KKPDT merupakan wujud komitmen Presiden untuk memperluas rangkaian perayaan kemerdekaan. Ini bertujuan agar atmosfer 17 Agustus juga terasa di luar Pulau Jawa. penerbnagan langsung menuju Bandara Kuala Namu yang kian bnayaj, serta Bandara Silangit dan Sibisa, maka jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini juga bertambah.
“Perhelatan KKPDR yang bertempat di Kawasan Danau Toba merupakan gong mulainya pengembahgan pariwisata yang makin optimal kedepannya di kawasan ini. Kementerian Pariwisata sendiri menargetkan dapat mendatangkan satu juta wisatawan ke ke kawasan ini di 2019,” terangnya. (W03)
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumat
kota
Bupati Kabupaten Solok Kunjungi Mushola Al Furqon Saniang Baka
kota
Bupati Solok Serahkan Bantuan Sembako dan Bedah Rumah dari Baznas kepada Warga Saniang Baka
kota
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
Jakarta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Ship to Ship (STS) Transfer
Ekbis
Medan, Sumut24.co Kapolda Sumatera Utara Whisnu Hermawan Februanto menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers di Sumatera Utara. Kegia
News
BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan Janda dan Anak Yatim di Ramadhan ke22
kota
sumut24.co POLDASU, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fit
kota
Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447
kota
Sergai sumut24.co Sebanyak 14 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai
News