Jumat, 13 Maret 2026

Pertamina Hadirkan Pertalite Untuk Tutupi Pos Subsi

Administrator - Jumat, 19 Agustus 2016 05:52 WIB
Pertamina Hadirkan Pertalite Untuk Tutupi Pos Subsi

Medan | Sumut24 Dari sekian banyak alasan kenapa diluncurkannya Petralite, bahkan ada kampanye dari Pertamina saat ini agar masyarakat menggunakan Premium, maka alasan yang paling logis adalah Pertamina bisa lebih menghemat biaya dengan menjual Petralite dibandingkan dengan menjual premium.

Baca Juga:

 Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, kalau Premium harganya ditetapkan oleh pemerintah dalam bentuk peraturan presiden. Sementara Petralite tidak, sehingga petralite bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pemasukan Pertaminan untuk menutupi pos lainnya. “Menurut saya apa yang dilakukan Pertamina dengan menerbitkan Petralite bisa memperbaiki kondisi keuangan Pertamina,” katanya Rabu (18/8).

 Sebenarnya apa yang dilakukan Pertamina ini suatu hal yang lumrah. Dan arahan untuk menggunakan petralite bagi konsumen juga baik. Selain ramah lingkungan, selisih harga 450 rupiah per liter dibandingkan dengan Premium tidak akan begitu merugikan konsumen.

 “Khususnya konsumen dari kalangan menengah namun masih menggunakan Premium. Ini yang perlu dialihkan sebenarnya. Dalam banyak kesempatan saya masih menemukan mobil pribadi yang menggunakan Premium. Kehadiran Petralite seharusnya bisa menggantikan Premium. Selain itu Petralite juga memiliki spesifikasi yang lebih baik bila dikonsumi oleh kendaraan bermotor dibandingkan Premium,”ujarnya.

Sementara itu, Arya Yusa Dwicandra, officer communication & relations Pertamina Sumbagut, mengatakan sebagai informasi saat ini di Sumut terdapat 328 SPBU dan di kota Medan terdapat 87 SPBU. Sedangkan yang mengubah nozzle premium ke pertalite hanya 6 SPBU di Medan sehingga ada 81 SPBU lainnya yang masih menjual premium.

“Kalau dikatakan sulit mencari premium nyatanya jumlah spbu yang tidak menjual premium tersebut hanya 7% dari total spbu di Medan,” ujarnya.

Hal ini dilakukan karena penyaluran harian pertalite di 6 SPBU tersebut lebih tinggi ketimbang premium sehingga para pengusaha menguji coba dengan mengganti nozzle premium dengan pertalite dimana produk tsb lebih ramah lingkungan.(W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Buka Puasa Bersama KAHMI Sumut, Rico Waas Tegaskan Keterbukaan untuk Pembangunan Medan
Bupati Kabupaten Solok Kunjungi Mushola Al Furqon Saniang Baka
Bupati Solok Serahkan Bantuan Sembako dan Bedah Rumah dari Baznas kepada Warga Saniang Baka
Waketum Kadin: Kapolri Peduli Aktivis dan Bangun Sinergi dengan Mahasiswa
Kadin Gelar FGD Ship to Ship Transfer, Dorong Regulasi Bongkar Muat yang Dukung Iklim Investasi
Kapolda Sumut Buka Puasa Bersama Insan Pers, Ketua JMSI Sumut Apresiasi Kebersamaan
komentar
beritaTerbaru