Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
kota
Medan I Sumut24.co Tim PKM-K UNIMED berhasil membuat produk Deodorant yang diberi nama Deodorant Spray Wasint. Nama produk ini diambil dari bahan baku pembuatannya menggunakan Tawas dan Daun Mint segar, yang berkhasiat untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.
Baca Juga:
- Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
- Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
- Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Palas Tabur Bunga di TMP Paringgonan, AKBP Dodik: Jangan Lupakan Jasa Pahlawan
Tim PKM-K ini diketuai oleh Denisa Reyka Sinaga (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), beranggotakan Novita Silaban (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Yusri Kurnia Pasaribu (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Debora Silvia (Pendidikan Kimia), dan Sinta Sianipar (Ilmu Ekonomi) didampingi oleh dosen pendamping Try Wahyu Purnomo S.Pd.,M.Pd.
Denisa selaku ketua Tim PKM-K menjelaskan “Pada umumnya produk deodorant yang diperjual belikan mengandung kadar alkohol yang tinggi, sehingga jika digunakan terlalu sering maka akan mengakibatkan kulit kering. Deodorant yang lazim digunakan oleh masyarakat biasanya berbentuk roll on dan antiperspirant. Deodorant jenis ini kurang baik digunakan dalam jangka panjang karena dapat menghambat pori-pori sehingga menjadi salah satu pemicu penyebab kanker”, ungkapnya.
Inovasi pembuatan Deodorant Spray Wasint dengan menggunakan tawas dan daun mint dikarenakan kedua bahan alami tersebut memiliki berbagai manfaat bagi kulit. Tawas dikenal sebagai garam mineral yang antimikroba, antiseptik, dan tidak bersifat antiperspirant sehingga ramah untuk berbagai jenis kulit. Selanjutnya penggunaan ekstrak daun mint akan menambah sensasi segar, nyaman dan tidak lengket apabila digunakan. Perpaduan kedua bahan alami tersebut sangat cocok digunakan untuk menjaga kulit tetap sehat dan membuat ketiak tampak lebih cerah.
Sebagai produk hasil PKM-K Deodorant Spray ini siap dipasarkan dalam bentuk botol berukuran 60 ml dan dibandrol dengan harga Rp 15.000. Selain itu, produk ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau kaki karena terlalu lama menggunakan sepatu. Produk Deodorant Spray Wasint sudah melalui tahap uji testimony dan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan remaja sampai dewasa sehingga dapat dipastikan aman pada kulit.
Selanjutnya Try Wahyu Purnomo selaku dosen pendamping mengatakan bahwa dengan adanya produk ini diharapkan dapat menjadi solusi ampuh yang ekonomis, praktis dan alami untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki masalah terhadap bau badan. “Program PKM merupakan wadah kreatif bagi mahasiswa untuk membuat produk-produk yang inovatif. Hal ini, dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk membuat komoditas yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Salah satunya yaitu produk Deodorant Spray Wasintâ€, tutupnya.rel
Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
kota
Sambut HUT Bhayangkara ke80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
kota
Jelang Hari Bhayangkara ke80, Polres Palas Tabur Bunga di TMP Paringgonan, AKBP Dodik Jangan Lupakan Jasa Pahlawan
kota
Sah! Adiaman Nasution Nahkodai KNPI Padang Lawas 20262029, Pemuda Diajak Bersatu Majukan Daerah
kota
Jelang HUT Bhayangkara ke80, Kapolres Padangsidimpuan Santuni Warakawuri Almarhum Bripka Dazwir
kota
GOKIL! Rapat Bahas TPA Batubola Ricuh, Dua Asisten Pemko Padangsidimpuan Terlibat Adu Mulut di Gedung DPRD
kota
ABPEDNAS Sumut Klaim Sudah Terbentuk di 23 Daerah, Fokus Kawal Dana Desa dan Restorative Justice
News
sumut24.co ASAHAN, Puluhan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) Kabupaten Asahan menggelar unjuk rasa di Kanto
Hukum
ABPEDNAS Sumut dan Kejari Deli Serdang Perkuat Sinergi, Dorong Pembentukan Rumah Restorative Justice di Desa
kota
sumut24.co MEDAN, Perayaan 111 tahun perjalanan iman Gereja Katolik St. Antonius dari Padua Paroki Hayam Wuruk Medan mendapat perhatian dan
kota