Rabu, 24 Juni 2026

Pemrov DKI dan Pemkab Solok Akan Jalin Kerja Sama di Bidang Pangan

Administrator - Minggu, 30 Mei 2021 08:03 WIB
Pemrov DKI dan Pemkab Solok Akan Jalin Kerja Sama di Bidang Pangan

ARO SUKA | SUMUT24.co

Baca Juga:

Karena Solok punya beras yang sudah memiliki Indeks Geografis (IG) yang di HAKI Kemenkum HAM, ”Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menjalin kerja sama dibidang pangan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, ketertarikan tersebut tidak di sia siakan oleh Bupati Solok H. Epyardi Asda.

 

Hal tersebut di sampaikan Bupati Solok H Epyardi Asda ,dikatakan beras solok, tidak hanya sekedar terkenal karena lagunya, tetapi betul-betul bisa hadir manjakan selera orang-orang yang ingin menikmatinya, apalagi orang sumbar yang ingin merasakan enaknya beras kampung sendiri di perantauan.

Sejauh ini pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Solok telah menjalin komunikasi dengan Pihak DKI Jakarta. Dari hasil komunikasi tersebut Pemkab juga sudah mulai mempersiapkan semua dokumen untuk mendukung kerjasama tersebut.

“ Kalau ini bisa direalisasikan dengan DKI, kita bisa jadi suplayer beras dan sayuran mereka, ini sangat luar biasa,”ujar bupati

Bupati Solok menjelaskan untuk.memberikan kualitas terbaik pada konsumen menurutnya mesti punya perusahaan binaan sendiri untuk menjamin kualitas dan ketersediaan pangan yang dimaksud. bahwa Pemkab akan menjalin kerja sama G to G, ‘Goverment to Goverment‘.

“Mereka DKI) punya BUMD namanya food estate. Nah di sini (Solok) bupati berharap ada juga perusahaan yang di bina.

Bupati menghimbau pengusaha terutama urang Solok ini yang mau membuat Packing and Processing Center (PPC) untuk beras solok dan sayuran. Ini yang akan kita kerja samakan dengan food estatenya DKI,” jelas Epyardi asda

Epy menuturkan, alasannya menggunakan konsep tersebut untuk menghindari adanya pihak tertentu yang bermain dan menjual beras yang tidak asli lagi (campuran). Maka untuk itu ia juga sudah kerja sama dengan BPTP Sumbar dalam memproduksi bibit murni.

Untuk bibitnya Bupati Solok menyampaikan bahwa pemerintah daerah kabupaten Solok telah ada kerja sama dengan BPTP , dan BPTP yang akan memberikan bibit yang murni. Katanya bibit murni ini paling cepat diterima bulan Oktober. Bibit ini diberikan kepada masyarakat lalu didata kelompok taninya, lalu pemerintah daerah akan beli atau Pemkab akan menunjuk perusahann yang membeli. Untuk harganya harus lebih dari biasa. Kami juga berharap akan bekerja sama dengan Riau dan Batam, bahkan ada yang siap membantu kami jadi suplayer di Singapura dan Malaysia,”kata Epyardi asda

Seperti diketahui, sertifikat IG beras solok merupakan upaya dalam melindungi komoditi unggulan dalam menghadapi pasar global. Sertifikat IG beras solok ini terdiri dari dua varietas yaitu sokan dan anak daro. IG sendiri pada dasarnya adalah sertifikat yang dilindungi undang-undang yang diberikan kepada sebuah produk unggulan yang memang berada di daerah tersebut. Dalam IG ini ada pengakuan tentang produk dan kualitasnya.(Eli)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rico Waas Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Kadis Perindag ESDM Sumut :  "Semua Permohonan Rekomendasi ABT  Telah Berproses
Unimed Buka Jalur Mandiri 2026, Sediakan 3.099 Kursi di 59 Program Studi
Dharma Wanita Persatuan Asahan Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Silaturahmi, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Anggota
Wakil Bupati Asahan Buka Bimtek Panitia Pemilihan, Pastikan Pilkades Serentak 2026 Berjalan Sesuai Aturan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Ziarah ke TMP Medan, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Keteladanan Pahlawan
komentar
beritaTerbaru