Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi sebesarbesarnya kepada Provinsi Jawa Timur atas capaian
News
Bantul I SUMUT24.CO
Baca Juga:
PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) (Persero) sangat peduli dan ikut memajukan UMKM di area Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Rabu (17/3/2021).
Meski sempat terpuruk dihantam wabah pandemi Covid-19, tapi PT KBI bersama petani terus bangkit dan menghasilkan karya-karya dengan terus memproduksi produk-produk dan olahan sebagai penopang UMKM di tengah-tengah perekonomian masyarakat.
PT KBI pun membawa para jurnalis se Nusantara, sekaligus ‘memuka mata’ anak negeri, bahwa hasil karya para perajin setempat bisa diandalkan.
Memang tak bisa dipungkiri, akibat Covid-19, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang paling terdampak. Alasan itulah yang membuat KBI berkomitmen untuk turut mendukung pengembangan UMKM, khususnya dalam upaya mitigasi pasca covid-19.
Salah satu support yang diberikan adalah menyerahkan delapan unit bantuan mesin pengolahan hasil pertanian bagi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Bukit Dermo, Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Bantuan berupa mesin dan peralatan tepat guna tersebut, yakni mesin iris tempe, mesin spinner, mesin kupas kedelai, mesin iris pisang, mesin penepung singkong, mesin pengering, timbangan digital, dan thermogun untuk mengukur suhu permukaan bahan pangan.
Bantuan peralatan pengolahan pangan tersebut diserahkan langung Direktur Utama (Dirut) KBI Fajar Wibhiyadi kepada masing-masing pelaku usaha yang disaksikan Lurah Selopamioro, Sugeng, Ketua Departemen Teknik dan Biosistem FTP UGM Prof Dr Ir Lilik Sutiarso, perwakilan Kapenawon Imogiri, Haryadi, dan Ketua Kelompok Sadar Wisata Pokdarwis Nawungan, Dayat.
Menurut Fajar Wibhiyadi, pemberian bantuan bagi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Pengembangan UMKM Pangan Lokal untuk Mitigasi Pasca Covid 19 ini, merupakan salah satu visi KBI dalam memberdayakan masyarakat yang melakukan usaha kecil.
KBI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kata Fajar, tidak hanya melihat sebagai suatu hal tentang profit oriented saja, tapi bagaimana juga berkontribusi untuk negeri dan masyarakat.
“Kami sampaikan bahwa salah satu kegiatan yang kami lakukan dengan konsep 3P yaitu planet, people dan juga profit. Yang kami lakukan saat ini di Selopamioro adalah bagaimana kami juga ingin berkontribusi dalam hal people, yaitu kepada masyarakat yang ada di negara kita tercinta Indonesia,†ujar Fajar Wibhiyadi di Mini Cafe Gubuk Dermo, Bukit Dermo, Bantul, Yogyakarta.
Selain terkait dengan planet, lanjut Fajar Wibhiyadi, karena berbicara tentang ekosistem tumbuhan dan sebagainya maka KBI ingin melakukan sesuatu yang disebut sebagai kreatif.
“Harapannya, apabila ini berjalan baik Insyaallah hal ini bisa juga membawakan konsep sistem resi gudang yang memang sangat baik untuk masyarakat petani dan sebagainya,†ujar Fajar Wibhiyadi.
Fajar Wibhiyadi juga berterimakasih kepada Departemen Pertanian UGM yang beberapa tahun telah ini melakukan kerjasama dengan PT KBI. Kerjasama ini sangat penting untuk kemajuan perekonomian masyarakat sekitar.
“Kami ingin adanya suatu kesinambungan, adanya pendampingan, adanya monitoring sehingga pemberdayaan ekonomi masyarakat meningkat. Hal-hal seperti ini yang Insyaallah kalau bapak ibu ada yang menarik di daerah untuk kita lakukan yang sama. Terima kasih banyak atas dukungannya. Apabila ada suatu informasi masukan saran atau apapun kami dengan senang hati,†ucap Fajar Wibhiyadi.
Sementara itu, Lurah Selopamiro Kapanewon Imogiri Bantul, Sugeng, menyambut baik adanya program pendampingan Pengolahan Pangan Lokal untuk warga Desa Selopamioro. Hal ini membawa berita positif bagi pengusaha UMKM pengolahan pangan untuk lebih meningkatkan kapasitas produksinya.
Dikatakannya, selain aspek kuantitas, saat ini masyarakat juga memperhatikan kualitas produk dan keamanan pangan.
“Harapannya juga akan berlanjut sampai dengan pengembangan wisata kuliner di Gubug Dermo yang saat ini sedang mulai ramai,” kata Sugeng.
Ketua Departemen Teknik dan Biosistem FTP UGM Prof Lilik Sutiarso mengatakan, setelah pemberian ataupun pendampingan yang mereka lakukan ke UMKM yang ada di Selopamioro, pihaknya ingin ke depan masyarakat lebih peduli pada penanganan atau pengolahan pangan sehat.
“Jadi ini salah satu target kami untuk memberdayakan masyarakat atau UMKM di Selopamioro. Mungkin kami juga sampaikan informasi bahwa Bukit Darmo ini akan menjadi program premium Kabupaten Bantul. Kami diminta untuk mendesain, mengisi kontennya. Harapan kami bahwa ini akan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bantul,†jelasnya.
Pihaknya juga berharap, kawasan wisata Bukit Dermo melejit sebagai tujuan wisata di Indonesia. Ini tidak terlepas dari dukungan PT KBI membina Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nawungan, yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Dukung UMKM Pangan Lokal Selopamioro
Para mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gajah Mada (UGM) yang turut melakukan pendampingan pada Kelompok Wanita Tani, sedang membuat stiker ‘Mitra’ pada produk pangan hasil kerajinan masyarakat Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Rabu (17/3).
Ya, di etalase yang terbuat dari kayu berukuran sedang tersebut dipajang beberapa aneka produk hasil kerajinan masyarakat seperti berambang (bawang) goreng, tiwul instan, menggleng, keripik kenikir, keripik tempe, keripik pare, dan telang kering.
“Ini semua adalah produk-produk masyarakat Selopamioro yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani,†ucap Dosen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gajah Mada (UGM), Joko Nugroho Wahyu Kariyadi, kepada wartawan, Rabu (17/3/2021)
Dosen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gajah Mada (UGM), Joko Nugroho Wahyu Kariyadi bersama pelaku UMKM yang memproduksi telang kering di Bukit Dermo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta,
Keberadaan FTP di lokasi tersebut, adalah sebagai pendampingan kepada UMKM pangan lokal, yang telah berjalan sejak tahun 2018 lalu.
“Kami mewakili UGM berterimakasih kepada PT KBI atas kerjasama ini. Kerjasama ini sebetulnya sudah berlangsung sejak 2018 dan lokasinya berpindah-pindah. Di tahun pertama kita fokus pada integrated farming system, dari program pengembangan kandang ternak terpadu. Dan Alhamdulillah, PT KBI mendapatkan penghargaan di tingkat nasional dengan program-program kerja sama produktif ini,†ujar Ketua Departemen Teknik dan Biosistem FTP UGM Prof Lilik Sutiarso, yang turut hadir di lokasi tersebut. (R03)
Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi sebesarbesarnya kepada Provinsi Jawa Timur atas capaian
News
Jakarta,H. Yendra Fahmi merupakan sosok pengusaha sukses yang menjadi potret nyata ketangguhan perantau Minangkabau di ibu kota. Lahir di Pe
Profil
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menghadiri acara buka puasa bersama Keluarga Besar Lampung Perantauan di Jakarta.
News
sumut24.co ASAHAN, Sat Res Narkoba Polres Asahan menangkap seorang pria berinisial D.P.P. (29) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan mengungkap peredaran narkoba skala besar jaringan internasional dengan modus menyelundupkan barang bukt
kota
sumut24.co DELI SERDANG,Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang mengamankan dua pria pemilik 20 bungkus narkotika jenis sabusabu.Kapo
News
sumut24.co BATUBARA, PT Inalum ambil peran strategisnya dalam pemulihan pascabencana dengan membangun kembali SD Negeri 49 Batang Kabung, K
News
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan kegiatan ba
kota
Digerebek Dini Hari, Dua Pria di Paluta Ditangkap Polsek Padang Bolak Terkait Dugaan Sabu
kota