Senin, 23 Februari 2026

Bank Indonesia Sumut Ajak Masyarakat Bangga Menggunakan Buatan Sendiri

Administrator - Rabu, 10 Maret 2021 10:45 WIB
Bank Indonesia Sumut Ajak Masyarakat Bangga Menggunakan Buatan Sendiri

Medan I SUMUT24.CO

Baca Juga:

Apresiasi yang tinggi diberikan semua pihak pada Fashion Show program Inkubasi Desain Mode dan Produksi Baju Siap Pakai Kolaborasi Bank Innesia Sumut dengan SMKN 8 Medan, Rabu (10/3) di Aula SMKN 8 Medan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Soekowardojo kepada wartawan mengatakan, Fashion Show Hasil Program Inkubasi Desain Mode dan Produksi Baju Siap Pakai SMKN 8 Medan dan Bank Inonesia Sumut ini sudah dimulai sejak 22 Februari lalu hingga 10 Maret 2021.

“Kita berharap kegiatan ini tak hanya samoai disini saja, tapi berkelanjutan kepada kegiatan lainnya. Ini semua sebagai wujud, kita harus bangga menggunakan Buatan Indoinesia. Apa yang sudah dilakukan Bank Indonesia yang berkolaborasi dengan SMKN 8 dan desainer harus terus berkrsinambungan, Kolaborasi ini sangat baik. Saat ini, saya sangat sulit mencari desainer dan penjahit baju, dengan tampilnya desainer-desainer lokal, ini sangat membuka peluang bagi desainer di Kota ini untuk bisa berkiprah dan bersaing sekaligus menciptakan peluang usaha baru dibidang desainer dan jahit menjahit,” ujar Soekowardojo.

Masih dikatakan orang nomor satu di Bank Indonesia Sumut ini, apa yang sudah dilakukan Bank Indonesia yang berkolabiorasi dengan SMKN 8, kiranya bisa dilanjutkan oleh instansi lainnya di Medan.

Soekowardojo mengajak para tenaga pendidik dari SMKN 8 ini bisa menularkan ilmu dan pengalamannya kepada rekan-rekan seprofesi lain.

“Kita tak akan berhenti hanya sampai disini, Kita lihat apa yang bisa dikembangkan, ayo kita ke Sumatera Utara lainnya, kita kembangkan UMKM dan bidang lainnya, Kita ajak masyarakat Sumut untuk tetap bangga menggunakan produk sendiri,” ujarnya.

Program ini diawali memilih 40 perseta pelatihan, ada 58 perajin, penenun dan pembatik, baik dari Medan, Binjai, Deli Serdang, Sergai, Binjai, Langkat, Tebintinggi dan lainnya.

Dari 40 orang penenun ini, dibagi menjadi dua kelas yakni kelas mode dan penjahit. Masdih-masing mereka diberi pengetahuah tentang desain, warna, busana, motif dan lainnya. Dari pakaian yang belum jadi, setengah jadi dan yang sudah jadi.

Kepsek SMKN 8 Drs Hidup Simanjuntak MSi dalam sambutannya mengjaoresiasi yang yang sudah dilakukan Bank Indonesia dan memilih SMKN 8 sebagai mitra kolabirasi.

“Kita berharap kerjasama ini terus ditingkjat dan berkelanjutan kedepannya,” ujar Hidup Simanjuntak. Sementara itu, Widgio Rahardi Fashion Desainer mengatakatakan, sangat mengapresiasi prohram yang sudah dibuat Bank Innonesia Sumut ini.

“Program Bank Indonesia ini sangat luar biasa. Dengan adanya tenaga terampil dari lokal, azkan semakin memabnah nilai jual dan siap bersaing di pasar. Pakaian siap jadi terus bersaing di pasar fashion. Selama pelatihan, kita tetp awasi, arahkan dan binming pada perserta denga serius, sehinggga hasilnya semakin baik,” ujar Widgio Rahardi

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan mengapresiasi digelarnya Fashion Show program Inkubasi Desain Mode dan Produksi Baju Siap Pakai kolaboradi Bank Indonesia Kantor Perwakolan Medan dengan SMKN 8 Meden dan Dekranasdna Kota Medan.

Diharapkan kegiatan yang merupakan Program Bank Indonesia Provinsi Sumut ini dapat menggali potensi di bidang fashion dan melahirkan para desainer yang profesional.

Apresiasi ini disampaikan Ketua Dekranasda Kota Medan Ny Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution diwakili ibu Wakil Wali Kota Medan Ny Shaula Arindianti Aulia Rachman usai menghadiri Fashion Show Hasil Program Inkubasi Desain Mode dan Produksi Baju Siap Pakai di Aula SMKN 8 Medan, Jalan Dr Mansyur/Jl STMK, Medan Selayang, Rabu (10/3).

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para peserta Program Inkubasi Desain Mode dan Produksi Baju Siap Pakai ini, Ibu Wakil Wali Kota Medan bersama Ketua Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) Provinsi Sumut memberikan Buket bunga kepada peserta terbaik dibidang desain mode dan penjahit. Pemberian buket bunga ini dilakukan usai Fashion Show hasil karya mereka.

Menurut Ibu Wakil Wali Kota Medan, kegiatan ini sangat positif karena dapat membantu para desainer dan penjahit pemula untuk lebih mengasah kemampuan mereka di bidang fashion. Selain itu mereka juga mengikuti pelatihan dan mendapatkan ilmu pengetahuan tentang fashion dari desainer ternama, tentunya ilmu tersebut bermanfaat bagi mereka.

“Dekranasda Kota Medan sangat mengapresiasi digelarnya Fashion Show program Inkubasi Desain Mode dan Produksi Baju Siap Pakai. Semoga kegiatan ini akan melahirkan desainer dan penjahit profesional serta dapat mengembangkan UMKM dibidang Fashion khususnya di Kota Medan,, kata Ibu Wakil Wali Kota. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
Erick Thohir Hadiri Buka Puasa FKPLP, Pererat Solidaritas Warga Lampung di Perantauan
Impor BBM
Gagal Kabur Lewat Atap, Pengedar Sabu 1,18 Gram Ditangkap di Kisaran Timur
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News