Jatanras Polres Asahan Sisir Rawan, Tiga Remaja Diamankan : Dua Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Selama bulan ramadan, Permintaan gas elpiji ukuran 3 kg di kota Medan menurun dan membuat harga elpiji dibeberapa pangkalan masih stabil seperti hari biasa. Tidak ada penambahan dan penaikan harga dibulan ramadan semua stabil.
Hal itu dikatakan seorang pengelola salah satu pangkalan di Jl Sempurna, Sudirejo I, Medan Kota, Sri Wahyuni (32), dirinya saat ini, menjual gas elpiji 3 kg masih harga stabil yakni Rp16 ribu pertabung. Bahkan dia mengaku jika benar-benar sepi, harga tersebut masih bisa diturunkan.
“Ya, di bulan puasa ini menurun karena pemakaian gas berkurang. Para pengecer tidak banyak belinya karena banyak warga yang tidak memasak di bulan puasa, karena pada membeli makanan jadi. Rumah makan juga banyak yang tutup,” kata Sri saat dikonfirmasi, Rabu (22/6).?
Sambung Sri, penurunan penjualan tersebut sudah terjadi sejak awal tahun ini. Sebelumnya, dirinya mampu menjual 150 tabung elpiji 3 kg dalam sehari. Namun, sekarang, dirinya hanya bisa menjual 25 hingga 30 tabung per hari. Jika sedang ramai pembeli atau pengecer yang membeli.
“Penurunan pembeli ramadan ini jauh kali turunnya. Sekarang seratus tabung pun dua hari belum tentu habis,” ujarnya.
Ditambahkan Sri, penurunan penjualan ini membuat stok elpiji di pangkalannya menumpuk. Hal ini pun didukung oleh pasokan yang sedang melimpah.
“Kalau bulan puasa, tiap tahun barang yang didrop ke kita selalu ditambah, membuat pasokan kita menumpuk jadinya karena penjualan menurun,” kata Sri.
Hal senada disampaikan Willy Napitupulu (30), pemilik salah satu pangkalan elpiji di Jl Bahagia By Pass. Willy mengatakan, harga elpiji di kota Medan masih stabil. Belum ada lonjakan harga seperti yang terjadi di sejumlah daerah.
“Pasokannya memang lagi banjir makanya harga elpiji masih stabil. Jadi sampai lebaran masih aman untuk elpiji 3 kg, dan akan stabil harganya seperti sekarang,” kata Willy.
Dia pun menyebut, penurunan penjualan memang kerap terjadi saat bulan Ramadan.
“Penurunannya lumayan besar, hampir 10 hingga 20 persen. Biasanya 200 habis seminggu, sekarang tidak,” ujar dia.
Penurunan penjualan ini juga dirasakan oleh pengecer elpiji 3 kg. Ari (36), pemilik sebuah ruko di Jl Air Bersih, mengatakan, sama seperti Ramadhan tahun lalu, tidak ada peningkatan penjualan di tahun ini.
“Tahun semalam juga sama tidak ada peningkatan juga. Karena gas tiga kilo ini banjir dipasaran, banyak yang jual dimana-mana,” pungkasnya. (W05)
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani
News
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum