Senin, 23 Februari 2026

Ini Kata Benyamin Soal Harga Kedelai

Administrator - Rabu, 06 Januari 2021 21:05 WIB
Ini Kata Benyamin Soal Harga Kedelai

MEDAN | SUMUT24 Pengamat ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Gunawan Benjamin mengatakan, temuan bahwa kedelai di tingkat importir atau gudang berada di level Rp 8.550 per Kg. Temuan tersebut menunjukan bahwa kedelai harganya saat ini lagi mahal-mahalnya. Bahkan sampai berita ini diturunkan harga kedelai global juga masih terus mengalami kenaikan. Harga kedelai global saat ini berada di levek $13.78 per bushel (gantang),kata Gunawan di Medan, Rabu (6/1). Artinya kalau mengacu kepada kurs 14 ribu per US dolarnya saja. Maka didapat harga kacang kedelai global pada hari ini diperdagangkan di level Rp7.700 per Kg, itu harga di negara asal. Belum lagi berbicara mengenai biaya distribusi dari negara asal sampai ke Indonesia. Ditambah keuntungan yang diambil oleh importer,katanya. Maka harga Rp8.550 per Kg di gudang ini masih terbilang sangat wajar bahkan murah. Saya justru menilai harga kedelai ditingkat gudang itu bisa mencapai Rp8.500 hingga 9.500 per Kg saat ini. Dari gudang nanti akan dibeli oleh distributor. Ada biaya pengangkutan, bongkar muat, dan keuntungan yang diambil distributor. Jadi bisa dihitung kalau seandainya distributor menambah Rp1.000 per Kg. Maka harga di level distributor itu bisa mencapai Rp 9.500 hingga Rp10.500. Dari distributor ada pedagang yang juga kita asumsikan menambah harga 1.000 rupiah per Kg, harga akan bergerak dalam rentang Rp10.500 hingga Rp11.500 per Kg. Dan belum lagi ada rantai penjual pedagang pengecer nantinya. Yang bisa saja mengerek harga hingga mencapai Rp12.500 atau bahkan Rp13 ribu per Kg. Jadi semakin panjang rantai distribusinya maka semakin mahal harganya. Kalau mengacu kepada hitung-hitungan saya, realisasi harga kedelai di lapangan Rp12 ribu hingga Rp13 ribu ini masih merupakan harga yang terbentuk cukup ideal. Meskipun tetap ini masih saja mahal, jika membandingkan harga sebelumnya,katanya. Tetapi memang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) harus bekerja ekstra disini. Mengingat kedelai ini memiliki kuota. Pelaku usaha importirnya tidak banyak. Jadi memang sangat potensial harga dikartel oleh sebagian pihak. Yang penting dengan diawasinya jalur distribusi, harga kedelai meskipun saat ini mahal, namun tetap terkendali. Harga Rp12 ribu atau Rp13 ribu per Kg sejauh ini masih masuk akal berdasarkan hitung-hitungan saya. Mengacu kepada tren harga global serta rantai distribusinya. Harga justru akan bergerak liar jika tidak ada pihak yang mengawasinya. Namun, perubahan harga di tingkat pedagang pengecer ini yang harus mendapatkan perhatian khusus. Pedagang karena membeli barang dalam jumlah sedikit, biasanya kerap menaikan harga melebihi kenaikan ditingkat importir atau distributor. Nah sayangnya siapa yang bisa menindak pedagang pengecer tersebut?. Jadi memang harus tetap diawasi, tidak ada pilihan lain,kata Gunawan.(C04)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
Erick Thohir Hadiri Buka Puasa FKPLP, Pererat Solidaritas Warga Lampung di Perantauan
Impor BBM
Gagal Kabur Lewat Atap, Pengedar Sabu 1,18 Gram Ditangkap di Kisaran Timur
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News