Dugaan Korupsi Dana PAUD Flamboyan di Desa Silima Kuta, Inspektorat Diminta Periksa

 

Pakpak Bharat I Sumut24.co
Sebagaimana informasi yang dihimpun Media dari seorang masyarakat Desa Silima Kuta, Kecamatan Tinada,Kabupaten Pakpak Bharat dimana kepala Desa Silima Kuta berinisial (WS) dinilai tidak transparan terkait dengan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) TA 2020.

Bahkan kuat dugaan ada Mark Up anggaran di kegiatan PAUD Flamboyan yang ada di Desa silima Kuta, hal ini disebabkan karena masyarakat menganggap tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes) Silima Kuta, Kecamatan Tinada,Kabupaten.Pakpak Bharat,TA 2020, Ungkap salah seorang warga setempat yang kecewa atas kinerja kepala Desa Silima kuta yang tidak teransparan.

Selanjutnya beliau juga menyatakan, ditahun anggaran 2020, sesuai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Silima Kuta Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat, Kepala Desa Silima Kuta yang Berinisial (WS) telah menganggarkan Dana untuk
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non Formal Milik Desa, dianggarkan untuk pembayaran gaji guru (Honorer) sebesar Rp.36.000.000, yang bersumber dari Dana Desa (DDS) dan ditambah anggaran Dukungan Penyelenggaraan PAUD (APE,Sarana PAUD,dst) sebesar Rp 98.874.800,yang bersumber dari (ADD)ungkapnya.

Selanjutnya salah seorang warga Desa Silima Kuta yang tak mau disebut namanya mengatakan, Padahal PAUD Flamboyan adalah milik pribadi salah seorang warga setempat berinisial (SS) bukan PAUD Desa lagi tapi mengapa diberi anggaran yang bersumber dari Dana Desa yang begitu besar, padahal itu PAUD pribadi saudari (SS), kami menduga kalau Kepala Desa Silima Kuta dan Pengelo PAUD Flamboyan ada kerjasama yang baik dalam melakukan tindakan ini,, itu sebabnya PAUD Flamboyan diberi Anggaran dan difasilitasi semua oleh Pemerintah Desa,ungkapnya.

Selanjutnya beliau mengatakan padahal di tahun 2020, PAUD Flamboyan mendapat bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat bidang non formal,ungkapnya.

Menelusuri keterangan dan informasi yang disampaikan salah seorang warga setempat Awak media langsung konfirmasi terhadap pemilik PAUD Flamboyan tersebut, untuk mencari tahu tentang kebenarannya.
pemilik PAUD Flamboyan yang berinisial “SS”membenarkan hal tersebut bahwa PAUD Flamboyan yang berada di Desa Silima kuta tersebut adalah milik pribadinya.

Selanjutnya saudari (SS) mengatakan, bahwasanya benar “PAUD Flamboyan adalah milik saya, NPWP, SIUP, dan yang lainnya atas nama saya karena belum ada hibah dari saya kepada Pemerintah Desa Silima Kuta, Kecamatan Tinada,
Pakpak Bharat”, ungkapnya.

Selanjutnya beliau juga mengatakan, Ditahun 2021 PAUD Flamboyan juga mendapat Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat dan dari Desa Silima Kuta, PAUD Flamboyan juga mendapatkan bantuan mobiler dan alat bermain, makanan tambahan sebesar Rp 1000.000 (satu juta rupiah)/tiga bulan, honor untuk tiga tenaga pengajar sebesar Rp.500.000(lima ratus ribuh rupiah)/bulan.
Ia merincikan, honor untuk tiga tenaga pengajar sebesar Rp 18.000.000 (Delapan belas juta rupiah) per tahun, untuk makanan tambahan sebesar Rp 4.000.000 ( empat juta rupiah) per tahun, total anggaran gaji guru honorer dan makanan tambahan berjumlah Rp 22 000.000 ( dua puluh dua juta rupiah )per tahunya, sedangkan untuk pembelian mobiler, serta alat-alat permainan, saya tidak mengetahui besaran anggaran yang dibelanjakan, karena untuk mobiler serta alat-alat bermain hanya berbentuk barang yang diberikan Pemerintah Desa Silima Kuta pada saya bukan berbentuk uang, tutur (SS) yang seolah olah tidak tahu tentang besaran jumlah anggaran tersebut menutup pembicaraanya.

Mendengar penuturan dari Pengelola/ Pemilik PAUD Flamboyan Jum’at (18/3/22), pukul 10.00 Wib, awak media mencoba untuk konfirmasi terhadap Kepala Desa Silima Kuta di Kantor kepala Desa Silima Kuta tapi sangat di sayangkan Kepala Desa tersebut tidak ada di tempat, menurut keterangan dari salah seorang Perangkat Desa, beliau sedang berada di ladang,untuk memastikan benar atau tidaknya kepala Desa Silima Kuta memang benar sedang berada diladang ,Salah seorang wartawan media ini coba untuk menemui kepala Desa Silima Kuta diladangnya,tapi sangat disayangkan ketika wartawan media ini menemui kepala Desa dan mencoba untuk konfirmasi,kepala Desa Silima Kuta mengatakan, saya sedang Sibuk diladang, sehingga sangat menyayangkan jawaban yang disampaikan kepala Desa Silima Kuta tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Silima Kuta, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat juga belum memberikan jawaban dikonfirmasi tentang hal tersebut.

warga masyarakat Desa Silima Kuta meminta agar Inspektorat Kabupaten Pakpak Bharat serta pihak penegak hukum yang berwenang segera memeriksa kepala Desa Silima Kuta yang diduga kuat melakukan tindakan korupsi penyimpangan Anggaran Dana Paud Flamboyan
(Tim)