Afif pelaku teror Sarinah tulang punggung keluarga

Afif alias Sunakim adalah salah satu pelaku teror Sarinah, Jl MH Thamrin,Jakarta Pusat, yang tewas. Saat kejadian, Afif dengan brutal menembakkan peluru dari pistol yang dibawanya ke polisi. Aksinya tersebut sempat diabadikan jepretan kamera.

Atas kejadian itu, keluarga Afif yang tinggal di Dusun Krajan 1, Desa Kalen, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat, sangat terpukul terlebih foto Afif terpampang hampir di seluruh media.

“Saat kejadian kan di sini lagi mati listrik, terus kami keluarga mendapat informasi dari tetangga, dan memperlihatkan foto Afif yang tersebar di media sosial. Di situlah kami merasa syok,” kata Sulaiman, salah satu adik Afif, saat dihubungi, Minggu (17/1).

Keluarga semula tidak percaya terhadap apa yang dilakukan Afif. Sebab selama ini di mata keluarga merupakan sosok yang sempurna, Afif bahkan menjadi tauladan dan pengayom bagi adik-adiknya.

“Dia sosok yang sangat berbakti pada orangtua, dan berhasil mendidik kami kedua adiknya hingga dewasa dan berkeluarga,” ujar Sulaeman.

Selain itu, Afif adalah tulang punggung keluarga dengan menggantikan sosok sang ayah untuk mencari nafkah keluarga, termasuk membiayai adik-adiknya sekolah.

“Bapak kami hanya penjaga kuburan, sedangkan ibu sebagai penjual makanan keliling, jadi hidup kami serba kekurangan,” ditambahkan Sulaeman.

Keluarga kini berharap jasad Afif dapat dimakamkan di kampung halaman orangtua sekaligus sebagai tanah kelahirannya.

“Untuk itu kami berharap agar masyarakat di sini dapat menerimanya dengan baik. Kami juga meminta maaf pada masyarakat jika dengan kejadian itu masyarakat di sini terkena imbasnya dan merasa malu,” pungkas Sulaiman.

Afif merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Jaenal dan Nuryati. Afif lahir dan besar di kampung halamannya, kemudian setelah lulus SMP melanjutkan sekolah di STT Texmaco, sambil mondok di pondok pesantren Miftahu Saadah di daerah Klari Karawang.

Sebelum terlibat aksi teror dan pengeboman di Sarinah, Afif merupakan residivis setelah terlibat pelatihan terorisme di Aceh. Saat melakukan aksi di Jakarta Afif juga baru saja keluar dari Rutan Cipinang setelah mendekam di penjara selama lima tahun.(mc)