Temui Konjen RRT, Asri Ludin Tambunan Bahas Peluang Investasi hingga Teknologi Pertanian
Temui Konjen RRT, Asri Ludin Tambunan Bahas Peluang Investasi hingga Teknologi Pertanian
News
LANGSA I SUMUT 24 Uang klaim jasa medis (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan (BPJS) tahun 2015 yang sempat mencuat ke publik sudah dibayarkan pihak manajemen. Demikian disampaikan dr. Herman, Direktur RSUD Kota Langsa melalui telepon selularnya, Kamis (21/1) lalu. Dijelaskannya, uang jasa medis yang diklaim manajemen rumah sakit memang sudah dibayar pihak BPJS pada akhir Desember 2015. Akan tetapi dalam penyalurannya perlu dilakukan proses administrasi untuk pertanggung jawaban keuangan. “Oleh karenanya pihak manajemen melaksanakannya sesuai aturan dan hingga Rabu kemarin (20/1) sudah dibayarkan uang jasa medis termasuk perawat,†tutur Herman. Diakui sebelumnya dirinya juga mendengar kasak- kusuk dikalangan para medis maupun perawat menyangkut uang jasa medis yang belum dibayarkan. Pun dirinya sangat menyayangkan segelintir orang di RSUD ini yang kurang sabar, kemudian membuat statemen kurang apik ke publik. Menurut Herman, semua pekerjaan harus melalui mekanisme yang ada sesuai UU, aturan dan peraturan. Apalagi yang bersinggungan dengan uang, gak bisa main-main,†jelasnya mengakhiri. Sebelumnya pada Senin lalu sejumlah perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, mengungkapkan ada sejumlah uang jasa medis dari tahun 2014, sampai sekarang belum diberikan kepada perawat. Tidak hanya uang jasa medis dari BPJS yang belum diberikan oleh pihak manajemen RSUD Langsa kepada perawat, ternyata ada sejumlah uang jasa medis dari Jasa Raharja terhitung mulai Juli 2014 sampai sekarang belum diberikan. Uang jasa rawat pengungsi Rohingya dari IOM, sebesar 400 juta yang sudah dibayar pihak IOM ke RSUD Langsa. Tidak hanya itu, uang insentif perawat yang biasanya diterima setiap 3 bulan sebesar Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta, sejak 2015 lalu sudah tidak ada lagi. Hanya uang minum Rp 4000 per hari yang dibayar 3 bulan sekali sebesar Rp 240 ribu. Sementara perawat- perawat di puskesmas masih menerima uang insentif. ” Uang insentif 2015 tiba- tiba lenyap, kami tidak terima lagi, tinggal uang minum 4000 per hari. Tidak ada pemberitahuan kepada kami tentang uang insentif tersebut.Uang dari IOM dan jasa Raharja tidak jelas kapan akan diberikan,” ungkap salah seorang perawat RSUD Langsa.(Han)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Temui Konjen RRT, Asri Ludin Tambunan Bahas Peluang Investasi hingga Teknologi Pertanian
News
Pemkab Deli Serdang dan PT Pupuk Indonesia Cek Pupuk, Kendala Petani Ditindaklanjuti
News
Polda Sumut Tangkap Dua Pria Sembunyikan 44 Kg Sabu di Dinding Mobil
News
Polrestabes Medan Ringkus IRTPengedar Narkoba di Lembah Sunggal
News
Penumpang Bus Travel Ditangkap Bawa Sabu 480 Gram, Hendak Dikirim ke Aceh
News
Oknum TNI Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja
Hukum
Radiologi FK USU Beri Layanan USG Gratis bagi Warga dalam Bakti Sosial HUT TNI
News
Perkuat Sinergi Transisi Energi Regional, MKI Sumut Hadiri Electricity Connect 2026
News
Puluhan Pekerja Konstruksi Gudang 235 Sampali Keluhkan Uang Lembur Belum Dibayar
News
sumut24.co ASAHAN, Kecepatan dan ketelitian tim kepolisian kembali membuahkan hasil. Kurang dari sehari sejak melancarkan aksinya, pelaku p
News